Jalan Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kinerja Pemda

- Rabu, 1 September 2021 | 19:30 WIB
Jalan raya Bojongkoneng Kecamatan Singaparna yang merupakan akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya yang dalam kondisi rusak. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Jalan raya Bojongkoneng Kecamatan Singaparna yang merupakan akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya yang dalam kondisi rusak. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Akses jalan utama menuju pusat Pemkab Tasikmalaya saat ini kondisinya dalam keadaan rusak. Banyak jalan berlubang dengan ukuran bervariasi. Namun, kondisi ini seolah seolah luput dari perhatian dan mata para pejabat.

Akses jalan yang tepatnya berada di jalan Bojongkoneng Kecamatan Singaparna ini dalam kondisi rusak beberapa tahun terakhir. Jalanan banyak yang sudah berlubang dan mengeluasnya aspal. Kondisi ini pun, kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Sering ada yang terjatuh pas di lubang. Kalau kondisi hujan, lubangnya tidak keliatan jadi sering pengendara yang terjatuh,“ ucap Maman (40) warga setempat, Rabu 1 September 2021.

Atas kondisi rusaknya jalan akses menuju pusat pemerintah itu pun, warga maupun pengendara mereka heran karena tidak kunjung diperbaiki. Padahal panjang jalan tersebut tidak lebih dari 1 Km.

"Kemana saja Bupati, Wakil Bupati maupun para Dewan. Setiap hari mereka ngantor dan lewat sini. Apa tidak melihat kondisi rusaknya jalan Pemda ini," ujar Wahyu (35) warga lainnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tasikmalaya, Yusep Yustisiawandana mengakui, akses jalan utama ke kawasan perkantoran Pemkab Tasikmalaya tersebut masih buruk.

Alasan ketesediaan anggaran, hingga kini pihaknya pun belum bisa memperbaiki. Apalagi di tahun 2020 dan 2021 terjadi banyak pergesaran anggaran. Dimana bidang infrastruktur salah satunya banya yang terpangkas dan dialihkan ke sektor lain.

"Iyah belum bisa kita memperbaiki jalan tersebut. Kemungkinan insyalloh kita akan masukan di tahun 2022," jelas Yusep.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X