Pelajar dan Santri Jadi Target Vaksinasi di Kota Tasikmalaya

- Senin, 13 September 2021 | 12:03 WIB
Vaksinasi dengan target pelajar, santri, dan masyarakat umum digelar BIN di Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim)
Vaksinasi dengan target pelajar, santri, dan masyarakat umum digelar BIN di Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Pemerintah terus gencar melakukan vaksinasi untuk meningkatkan imun tubuh masyarakat. Kali ini, program vaksinasi digelar Badan Intelijen Negara (BIN) secara door to door dengan tema Indonesia Sehat Indonesia Hebat.

Gelaran vaksinasi dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya digelar di 3 titik  dengan sasaran pelajar, santri, dan masyarakat umum sebanyak 6.000 orang. Adapun 3 tempat yang menjalani vaksinasi massal, yakni di SMAN 1 Tasikmalaya dengan sasaran 2.000 pelajar dari SMAN1, SMAN 5, SMAN 9, SMK NU,

Sedangkan untuk masyarakat umum dan santri, digelar di Ponpes Bahrul Ulum dan SMPN 3 Kota Tasikmalaya sebanyak 2.500 orang.

Baca Juga: Vaksin Covid-19, Pemerintah Berupaya Jamin Keselamatan Jiwa

Selain vaksinasi massal, BIN juga menggelar vaksinasi dengan door to door yakni di RW 03 Keluarahan Tawangsari, Kecamatan Tawang. Di sini tercatat 750 orang mendapat jatah vaksin, sedangkan di Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya dengan sasaran 750 orang warga.

Bahkan, program vaksinasi massal di SMA 1 Tasikmalaya disaksikan langsung Presiden Joko Widodo melalui virtual. Hadir dalam kesempatan itu Kabinda Jabar Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf dan unsur Forkompimda Kota Tasikmalaya

Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto mengatakan, bahwa kegiatan tersebut untuk mencapai target 70 persen kekebalan kelompok pada Desember mendatang.

Menurut Dedi, vaksinasi Covid-19 bisa menyelamatkan diri sendiri serta keluarga. Khusus vaksinasi Covid-19 di Ponpes dan sekolah sangatlah penting guna mencegah santri atau siswa terpapar covid-19. "Hari ini sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden dan Kepala BIN, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar dan para santri di Kota Tasikmalaya . Hal tersebut untuk menekan angka kenaikan Covid-19 juga di kalangan pelajar," ucap Dedy Agus, Senin, 13 September 2021.

Dedy menjelaskan, santri atau pelajar merupakan salah satu target utama dalam pemberian vaksin Covid-19. Hal tersebut karena tingkat penularan Covid-19 sangatlah cepat bila terjadi pada anak-anak.

Namun, setelah anak-anak sudah divaksin, harus diberi pengertian untuk tetap selalu menerapkan prokes. "Anak-anak pada masa pandemi Covid-19 harus diberikan perhatian khusus,” kata Dedy.

Dengan vaksin Covid-19, lanjut Dedy, diharapkan kekebalan kelompok bisa tercapai untuk menghindari penularan Covid-19. Program kali ini merupakan akselerasi dari program vaksinasi tiga juta dosis per hari yang merupakan target pemerintah.

Dedy pun mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, walaupun sudah divaksin, tetap ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan prokes dengan ketat. "Tetap mengikuti prokes, seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya. Insyaallah, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir," ucap Dedy.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya yang hadir dalam kegiatan di SMA 1 Tasikmalaya mengucapkan terima kasih kepada Kabinda dan seluruh personel atas terselenggaranya vaksinasi bagi pelajar, santri, dan masyarakat luas. "Kami sangat berterima kasih atas vaksinasi 6.000 orang yang digelar hari ini," ucap  Muhammad Yusuf.

Gencarnya vaksinasi yang digelar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi. Hingga saat ini, lanjut Yusuf, tercatat sudah ada 14.616 pelajar yang sudah mendapatkan vaksin dosis satu. "Sampai hari ini kita masih di bawah target. Tapi optimistis Desember nanti target 70 persen tercapai. Pelajar yg sudah divaksin 14.616 dosis satu," ucap Muhammad Yusuf.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Drs. Anda Sujana, M.Pd., mengaku sangat senang dan merasa tersanjung karena sekolahnya terpilih sebagai lokasi vaksinasi nasional serta tatap muka virtual dengan Presiden RI. "Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya BIN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga mereka diberikan kekuatan serta semangat yang tinggi untuk terus mengejar target yang dicanangkan. Insya Allah, Covid-19 bisa segera berakhir," ujar Anda.

Salah satu pelajar SMA 1 Tasikmalaya Farida (18) mengaku senang bisa mengikuti vaksin. Ia berharap, kekebalan tubuhnya bisa lebih meningkat paska vaksin. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyambut pembelajaran tatap muka yang sudah berjalan. "Iya senang, karena kan kita mau tatap muka jadi harus divaksin," ujar Farida.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Butuh Sentuhan

Jumat, 24 September 2021 | 17:46 WIB

Volume Sampah Kabupaten Tasik Capai 900 Ton Setiap Hari

Jumat, 24 September 2021 | 14:23 WIB

Tata Cara Salat Dhuha dan Doa Setelahnya

Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Tasikmalaya Bakal Kena Denda

Kamis, 23 September 2021 | 16:34 WIB

Dari Paniis Tasikmalaya, Kerajinan Bambu Tembus ke Eropa

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X