Wali Kota Tasikmalaya Ancam Cabut Izin PTM Jika Sekolah Lakukan Hal ini

- Senin, 13 September 2021 | 14:03 WIB
Sekolah tatap muka di Kota Tasikmalaya.  (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Sekolah tatap muka di Kota Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengancam akan mencabut izin pembelajaran tatap muka (PTM) bagi sekolah-sekolah yang abai dalam penerapan protokol kesehatan atau prokes. Untuk itu, Muhamad Yusuf meminta sekolah untuk memanfaatkan waktu pembelajaran tatap muka dengan semaksimal mungkin.

Muhammad Yusuf mengatakan, seusai masuk kelas, selama 4 jam di kelas para siswa harus langsung diberikan materi pembelajaran dan sekolah tidak memberikan waktu istirahat, guna mencegah terjadinya kerumunan di selang waktu istirahat.

“Selama PTM tidak ada waktu istirahat. Kalau ada, nanti bisa terjadi kerumunan. Setelah belajar, para siswa langsung pulang,” ujar Muhammad Yusuf seusai meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, 13 September 2021.

Orang nomor satu di Kota Tasikmalaya ini juga meminta pihak gugus tugas internal sekolah memperketat disiplin protokol kesehatan. Jika ditemukan adanya pelanggaran prokes, Muhammad Yusuf  tidak segan untuk menutup sekolah yang melakukan pelanggaran prokes atau mencabut izin pembelajaran tatap muka.

“Saya minta para kepala sekolah untuk terus memantau dan melaksanaan disiplin prokes selama pelakasanaan pembelajaran tatap muka. Sekolah yang melanggar nanti akan langsung ditutup oleh satgas Covid-19 Kota Tasimalaya tanpa surat peringatan terlebih dulu,” ucap Muhammad Yusuf.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Kota Tasikmalaya Turun Drastis

Menurut Muhammad Yusuf yang baru dilantik menjadi Wali Kota Tasikmalaya pada Jumat, 10 September 2021 lalu di Gedung Sate Bandung, Kota Tasikmalaya masih berada pada level 3 dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan berada pada zona kuning penyebaran kasus Covid-19.

Dengan kondisi tersebut, Muhammad Yusuf pun berencana melakukan uji coba pembukaan tempat-tempat objek wisata sama halnya dengan uji coba pelaksanaan PTM yang sudah berjalan lebih kurang satu bulan. “Alhamdulillah uji coba PTM sukses. Kita akan uji coba juga wisata untuk buka. Kalau melanggar prokes akan kita tutup lagi,” ungkapnya.

Muhammad Yusuf menambahkan, sejauh ini kondisi pandemi Covid-19 di Kota Tasikmalaya melandai meski ada beberapa kelonggaran aktivitas masyarakat seperti pendidikan, ekonomi, wisata, dan lainnya. “Intinya semua harus prokes ketat, vaksinasi juga tinggi, dan masyarakat taat terhadap anjuran pemerintah supaya kita bisa segera normal lagi,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hingga Senin, 13 September 2021 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 jumlahnya sebanyak 14.570 kasus, kasus sembuh sebanyak 13.939 kasus, kasus aktif tercatat sebanyak 96 kasus, dan kasus meninggal sebanyak 535 kasus.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Butuh Sentuhan

Jumat, 24 September 2021 | 17:46 WIB

Volume Sampah Kabupaten Tasik Capai 900 Ton Setiap Hari

Jumat, 24 September 2021 | 14:23 WIB

Tata Cara Salat Dhuha dan Doa Setelahnya

Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Tasikmalaya Bakal Kena Denda

Kamis, 23 September 2021 | 16:34 WIB

Dari Paniis Tasikmalaya, Kerajinan Bambu Tembus ke Eropa

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X