9 Kandungan ASI yang Baik untuk Kesehatan Bayi dan Ibu Menyusui

- Selasa, 14 September 2021 | 14:39 WIB
Ilustrasi ibu menyusui. Ibu menyusui positif Covid-19 bisa memberikan Asi Ekslusif
Ilustrasi ibu menyusui. Ibu menyusui positif Covid-19 bisa memberikan Asi Ekslusif

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Air susu ibu (ASI) memiliki kandungan yang memiliki manfaat luar biasa untuk bayI. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ASI merupakan sumber nutrisi paling ideal dan makanan terbaik untuk bayi sejak dini.

Bayi disarankan mendapatkan ASI secara eksklusif minimal 6 bulan pertama sejak dilahirkan. Setelah itu, baru bisa diberi makanan pendamping ASI (MPASI) hingga mencapai usia 2 tahun. “Ya pastinya yang paling baik, yang paling bagus, yang paling paripurna, ya air susu ibu buat bayi itu,” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr. Asep Hendra Hendriana, Selasa, 14 September 2021.

Dikatakan Asep, ASI memilki segala kebutuhan asupan gizi yang dibutuhkan oleh bayi. ASI mengandung karbohidrat, vitamin, lemak, protein, kekebalan tubuh dari ibunya, dan kandungan lainnya. “Kecerdasan intelektual itu bisa didapatkan dari kandungan yang berasal dari ASI. Hubungan emosional bayi dengan ibu juga akan terbangun dan terjalin dengan baik melalui proses menyusui,” ucapnya.

ASI sangat disarankan untuk diberikan kepada bayi baru lahir karena memiliki banyak manfaatnya. Meski tidak secara spesifik bahwa ASI bisa mencegah suatu penyakit, ASI dapat memberikan perlindungan bagi bayi terhadap berbagai infeksi dan meminimalisir risiko masalah kesehatan tertentu di kemudian hari, seperti diabetes, obesitas, dan asma. “ASI sangat dibutuhkan untuk fase tumbuh kembang bayi,” kata dia.

Kandungan ASI
Beragam kebutuhan nutrisi yang bermanfaat bagi bayi semunya ada di ASI. Dilansir dari HaiBunda.com, berikut ini 9 kandungan nutrisi yang ada di dalam ASI yang sangat penting untuk si buah hati.

1. Protein
Whey dan kasein merupakan dua jenis protein yang ditemukan dalam ASI. Dengan porsi whey sebesar 60 persen dan kasein sebesar 40 persen, memudahkan bayi untuk mencernanya. Dalam ASI juga terdapat laktoferin, yakni protein spesifik yang membantu mencegah pertumbuhan organisme berbahaya seperti ragi dan coliform, secretory IgA (SigA) yang berfungsi melindungi dari E.Coli dan alergi, lysozyme yang memiliki sifat anti inflamasi, serta asam amino penting yang disebut taurin untuk perkembangan otak dan mata bayi.

2. Lemak
Lemak atau lipid dalam ASI penting untuk perkembangan otak bayi dan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. Ini juga menjadi sumber kalori selain meningkatkan perkembangan otak dan sistem saraf.

Dalam ASI, lemak menyediakan sekitar 50 persen dari asupan kalori bayi. Asam lemak seperti linoleat dan linolenat juga membantu memproduksi zat yang disebut myelin yang melapisi saraf, dan membantu transmisi pesan melalui sistem saraf.

3. Vitamin
Kandungan vitamin pada ASI bergantung pada asupan vitamin dari ibunya. Oleh karena itu, ibu menyusui harus memenuhi kebutuhan vitaminnya, seperti vitamin K, vitamin D, Vitamin E, vitamin A, serta vitamin yang larut dalam air.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Butuh Sentuhan

Jumat, 24 September 2021 | 17:46 WIB

Volume Sampah Kabupaten Tasik Capai 900 Ton Setiap Hari

Jumat, 24 September 2021 | 14:23 WIB

Tata Cara Salat Dhuha dan Doa Setelahnya

Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Tasikmalaya Bakal Kena Denda

Kamis, 23 September 2021 | 16:34 WIB

Dari Paniis Tasikmalaya, Kerajinan Bambu Tembus ke Eropa

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X