Jeje Wiradinata: Akan Ada Evaluasi Terkait Penumpukan Wisatawan di Pangandaran

- Rabu, 15 September 2021 | 13:46 WIB
Ilustrasi wisata Pantai Pangandaran (Ayobandung.com)
Ilustrasi wisata Pantai Pangandaran (Ayobandung.com)

PANGANDARAN, AYOTASIK.COM -- Ini respons Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyikapi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang minggu lalu menyoroti ramainya objek wisata Pangandaran tanpa menerapkan protokol kesehatan (prokes). Kata Menteri Luhut, ini harus menjadi catatan bagi pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dengan maksimal.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya sudah mewanti-wanti para pelaku usaha pariwisata untuk menerapkan prokes saat objek wisata dibuka. Selain itu, para pelaku usaha pariwisata juga harus sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19. "Pengunjung juga sama, harus selalu menerapkan prokes dengan ketat," kata dia saat dihubungi Republika, jaringan ayotasik.com, Selasa 14 September 2021.

Menurut dia, dalam dua pekan terakhir wisatawan yang datang ke Pangandaran dibatasi maksimal 25 persen di setiap objek wisata. Jeje Wiradinata menilai pembatasan pengunjung sudah berjalan sesuai aturan. Namun, ketika di dalam objek wisata banyak wisatawan yang hanya berkumpul di satu titik tertentu.

Jeje Wiradinata mencontohkan jumlah kunjungan wisatawan maksimal di kawasan Pantai Pangandaran saat ini hanya 10 ribu orang per hari. Namun, mayoritas wisatawan hanya terpusat di Pantai Barat Pangandaran sementara di Pantai Timur sepi wisatawan. "Persoalannya di Pantai Barat. Kalau semua berkumpul di sana, jadi penuh. Padahal kapasitas Pantai Pangandaran itu bisa menampung sampai 12-14 ribu," jelas dia.

Baca Juga: Menteri Luhut Binsar Pandjaitan Soroti Membludaknya Wisatawan di Pantai Pangandaran

Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penumpukan wisatawan di Pantai Barat Pangandaran. Salah satu rencana penguraian yang akan dilakukan adalah dengan sistem buka-tutup di kawasan Pantai Barat.

Pemkab Pangandaran juga akan mewajibkan seluruh pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Pangandaran sudah menjalani vaksinasi. "Saya akan beri waktu sampai Kamis kepada pelaku usaha. Kalau belum divaksin di atas 90 persen, kita akan tutup wisata," kata Jeje.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti keramaian yang terjadi di Pantai Pangandaran pada pekan lalu. Luhut menyebut penumpukan pengunjung di Pantai Pangandaran tanpa prokes merupakan pelanggaran.

"Okupansi Pangandaran juga penuh. Ini melanggar aturan kapasitas hotel. Di sana juga lemah penerapan prokesnya. Kami mendorong pemda untuk mengawasi kondisi ini dan melakukan tindakan tegas," ujar Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin, 13 September. (Bayu Adji P)

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: republika.co.id

Tags

Terkini

Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Butuh Sentuhan

Jumat, 24 September 2021 | 17:46 WIB

Volume Sampah Kabupaten Tasik Capai 900 Ton Setiap Hari

Jumat, 24 September 2021 | 14:23 WIB

Tata Cara Salat Dhuha dan Doa Setelahnya

Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Tasikmalaya Bakal Kena Denda

Kamis, 23 September 2021 | 16:34 WIB

Dari Paniis Tasikmalaya, Kerajinan Bambu Tembus ke Eropa

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X