Penipuan dan Penggelapan di Tasikmalaya, Tenyata Motif Tersangka Bikin Nyesek

- Rabu, 15 September 2021 | 17:40 WIB
Polsek Tawang di Tasikmalaya amankan 3 tersangka kasus penipuan dan pengelapan. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Polsek Tawang di Tasikmalaya amankan 3 tersangka kasus penipuan dan pengelapan. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19 membuat sebagian orang menghalalkan segara cara untuk mendapatkan uang. Seperti halnya yang dilakukan o3 tersangka kasus penipuan dan penggelapan yang diungkap Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota.

Modus para tersangka pun berbeda-beda dalam melancarkan aksi kriminaliasnya. Namun, motif dari ke-3 tersangka nyaris sama yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah seorang tersangka kasus penipuan dan pengelapan dalam jabatan, DN warga Singaparna mengaku, dirinya merupakan kepala toko dari toko ban di sekitar Alun-alun Kota Tasikmalaya. Kepada Ayotasik.com, DN menuturkan, terungkapnya kasus yang menjerat dirinya berawal dari inspeksi mendadak atau sidak pemillik toko.

“Ketahuannya pas ada pengecekan yang punya toko,” ujar DN, Rabu, 15 September 2021.

Ia menuturkan, uang toko yang digunakan dirinya mencapai lebih kurang Rp40 juta. Perbuatannya menggunakan uang toko dilakukan sudah cukup lama. Ia mengaku uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk untuk biaya operasi sesar istrinya.

“Iya, sekitar Rp20 juta yang digunakan untuk operasi sesar istri,” ucapnya.

DN mengaku perbuatannya memang salah telah menggunakan uang toko di tempatnya bekerja untuk kebutuhan hidup sehari-hari. “Saya sadar ini salah. Saya akan mempertanggungjawabkannya,” kata dia.

Sementar itu, tersangka lainnya, RD warga Purbaratu, Kota Tasikmalaya mengaku, dirinya bekerja sebagai karyawan freelance sebuah lembaga pembiayaan kredit kendaraan. Uang yang ia gelapkan adalah uang nasabah sebesar Rp30 juta. Kepada korbannya ia menyerahkan surat bukti pelunasan kredit yang nyatanya itu adalah surat palsu yang dibuatnya sendiri.

“Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap RD.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Butuh Sentuhan

Jumat, 24 September 2021 | 17:46 WIB

Volume Sampah Kabupaten Tasik Capai 900 Ton Setiap Hari

Jumat, 24 September 2021 | 14:23 WIB

Tata Cara Salat Dhuha dan Doa Setelahnya

Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Tasikmalaya Bakal Kena Denda

Kamis, 23 September 2021 | 16:34 WIB

Dari Paniis Tasikmalaya, Kerajinan Bambu Tembus ke Eropa

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X