Pemkab Tasikmalaya dan DPRD Sepakat, DOB Tasela Harus Terbentuk. Ini Alasannya

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:53 WIB
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (Empat dari Kiri) bersama Ketua dan anggota DPRD sesuai menandatangani kesepakatan pemenuhan syarat DOB Tasela (Irpan Wahab Muslim)
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (Empat dari Kiri) bersama Ketua dan anggota DPRD sesuai menandatangani kesepakatan pemenuhan syarat DOB Tasela (Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya sepakat dibentuknya Daerah Otonom Baru (DOB) Tasikmalaya Selatan (Tasela). Kesepakatan itu muncul setelah eksekutif dan legislatif itu menggelar rapat dengar pendapat yang berlangsung, Rabu, 29 September 2021 kemarin.

Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menuturkan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, disebutkan, dalam pelaksanaan desentralisasi dilakukan penataan daerah yang ditujukan untuk mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintah daerah baik segi pelayanan, tata kelola, dan segala aspek dalam penyelenggaraan daerah.

Dengan undang-undang itu, pelaksaan otonomi daerah memberikan keleluasaan bagi daerah untuk melakukan penataan wilayah secara terencana diperhatikan keseimbangan dari berbagai aspek, sehingga mampu mengatasi berbagai kendala dalam rentang kendali.

Pembentukan DOB Tasela itu, lanjut Cecep Nurul Yakin, didasarkan pada banyaknya potensi yang belum tergali dengan maksimal oleh pemerintah saat ini. Ditambah juga adanya berbagai permasalahan dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.

"Dilihat dari alasan itu, maka merupakan hal stategis apabila ada kebijakan terkait rencana DPO Tasikmalaya Selatan. Ditambah adanya dorongan dari masyarakat Tasela melalui presidium yang sudah dibentuk," ucap Cecep Nurul Yakin, Jumat, 1 Oktober 2021.

Sejauh ini, lanjut Cecep Nurul Yakin, pembentukan Tasela didukung oleh 10 Kecamatan. Di antaranya Cibalong, Parungponteng, Bojongasih, Karangnunggal, Bantarkalong, Cipatujah, Culamega, Cikalong, Pencetengah, dan Cikatomas. "Pemkab Tasik sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan dengan SKPD terkait untuk pemenuhan persyaratan yang masih belum lengkap, " ujar Cecep.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, pembentukan DOB Tasela sudah sangat layak. Nantinya, pembangunan Tasikmalaya Selatan akan lebih fokus jika terbentuk pemerintahan sendiri. "Nantinya akan ada DAU, DAK dari pemerintah pusat bagi pemerintah Tasela, dan itu bisa fokus dalam pembangunan," ucap Asep melalui sambungan telepon.

Keuntungan lainnya, kata Asep Sopari Al-Ayubi, Pelayanan masyarakat akan lebih dekat serta penggalian potensi tidak memerlukan birokrasi yang panjang dan lama. "Karema waktu, jarak juga akan memengaruhi. Kalau sudah terbentuk DOB, akan lebih cepat pelayanan dan birokrasinya, " ujar Asep.

Asep Sopari Al-Ayubi menambahkan, rapat dengar pendapat antara eksekutif dan legislatif, Rabu, 29 September 2021 kemarin, lebih membahas kepada pemenuhan syarat-syarat pembentukan DOB Tasela yang belum lengkap.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X