Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Tunggu Aturan Teknis Pelaksanaan Ibadah Umroh

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:56 WIB
Humas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Fajri Adi Nugraha. (Irpan Wahab Muslim)
Humas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Fajri Adi Nugraha. (Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Dibukanya kembali ibadah Umroh oleh Pemerintah Arab Saudi membawa angin segar untuk para calon jamaah Umroh di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya.

Kepastian yang disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ini memberikan semangat beribadah Umroh ke tanah suci bersemi kembali setelah dua tahun dihentikan karena terdampak pandemi Covid-19.

Meski demikian, pasca keluarnya kebijakan tersebut, kantor Kementrian Agama di daerah belum menerima informasi lebih teknis terkait dibukanya kembali ibadah Umroh.

Padahal tidak berselang lama, sejumlah masyarakat maupun travel penyelenggara Haji dan Umroh banyak mempertanyakan teknis lebih lanjut, kapan, dan seperti apa nantinya ibadah Umroh dijalankan.

Baca Juga: 5 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Nol Kasus Covid-19, Kasus Aktif Kini Hanya 13 Orang

"Sudah cukup banyak yang menanyakan kepada kami terkait teknis mulai diterimanya pendaftaran untuk Umroh dan seperti apa nanti teknisnya. Akan tetapi, kami belum bisa menjelaskan lebih detail, karena menunggu aturan lebih lanjut," jelas Pranata Humas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Fajri Adi Nugraha, Selasa, 12 Oktober 2021.

Meski begitu, pihaknya menyampaikan jika saat ini Kedutaan RI telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan Umroh bagi jemaah Umroh Indonesia.

Komite Khusus di Kerajaan Saudi Arabia sedang bekerja saat ini guna meminimalisir segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jamaah Umroh Indonesia untuk melakukan ibadah Umroh.

"Tentunya kabar baik ini akan kita tindaklanjuti dengan pembahasan secara lebih detail mengenai bagaimana teknis pelaksanaannya," jelas Fajri Adi Nugraha.

Staf kantor KBIH Al Amin Riyadlul Jannah, Feri Rahman, mengaku pihaknya sangat menyambut baik dengan dibukanya kembali pelaksanaan ibadah Umroh bagi Jamaah Indonesia.

Hal tersebut tentu membawa kebahagian tersendiri bagi warga yang telah mendaftar umroh pada tahun lalu, namun tidak jadi berangkat lantaran terhalang pandemi.

Feri pun berharap, aturan teknis terkait seperti apa ibadah Umroh di tengah pandemi harus segera disosialisasikan. Sebab, dari segi jumlah peserta, teknis pelaksanaan hingga biaya Umroh akan sangat berbeda dan disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.

"Alhamdulillah kalau sekarang ternyata ibadah Umroh bisa dilaksanakan kembali. Kami berharap segara ada aturan lebih teknis na untuk disosialisasikan," jelas Feri.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X