Petugas Kebersihan SMK Jadi Tersangka Miras Oplosan Maut Perenggut 5 Nyawa

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:19 WIB
Satreskrim Polres Tasikmalaya menetapkan Utang (57) sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya lima orang warga Kecamatan Cigalontang. (Irpan Wahab Muslim)
Satreskrim Polres Tasikmalaya menetapkan Utang (57) sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya lima orang warga Kecamatan Cigalontang. (Irpan Wahab Muslim)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM -- Satreskrim Polres Tasikmalaya menetapkan Utang (57) sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya lima orang warga Kecamatan Cigalontang setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan alkohol 96 persen dicampur minuman kemasan berenergi dan obat batuk samcodin.

Utang yang bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jakarta tersebut, nekat mencuri botol alkohol 96 persen yang digunakan untuk campuran miras oplosan yang diracik oleh salah satu korban yang meninggal dunia Erwin (32) dan diminum oleh empat orang korban lainnya.

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia Akibat Miras Oplosan Bertambah Jadi 5 Orang

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR mengatakan, Utang berperan sebagai penyedia alkohol. Ia sengaja membawa alkohol dari sekolah tempat ia bekerja yang berada di Jakarta. "Alkoholnya ia bawa dari tempat bekerja di Jakarta. Ia sengaja bawa untuk pesta miras," ujar Rimsyah, Rabu, 13 Oktober 2021.

Rimsyahtono menambahkan, tersangka Utang, memberikan alkohol yang ia bawa kepada Erwin, salah satu korban yang meninggal dunia. Erwin juga yang meracik minuman oplosan yang terdiri dari alkohol 96 persen dan minuman berenergi. "Jadi, yang meracik itu salah satu korban yang meninggal dunia," ucap Rimsyah.

Baca Juga: Miras Oplosan Perenggut 4 Nyawa Warga Cigalontang Diminum di Halaman Sekolah

Rimsyahtono menambahkan, akibat perbutannya itu, pelaku dijerat pasal 204 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara pelaku Utang alias Use (57) mengatakan, ia mendapatkan alkohol 96 persen dari SMK di Jakarta, tempatnya bekerja sebagai Office Boy (OB). Lalu diberikan kepada salah satu korban yang meninggal dunia yaitu Erwin untuk bahan campuran miras oplosan.

Sebelumnya, kata Utang, Erwin disuruh mencari sepeda motor Honda Asdap untuk dibelinya. Dan setelah dapat, Erwin diberi upah alkohol 96 persen untuk campuran miras oplosan, yakni ditambah obat batuk samcodin dan minuman berenergi kuku Bima.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X