Polres Tasik Tingkatkan Kewaspadaan Bencana di Tengah Curah Hujan Tinggi

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:20 WIB
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono. (Irpan Wahab Muslim)
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono. (Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Seiring dengan tingginya curah hujan yang terjadi saat ini, Polres Tasikmalaya meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang kemungkinan terjadi. Mengingat wilayah Kabupaten Tasikmalaya mempunyai kerawanan cukup tinggi terkait kebencanaan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menjelaskan pihaknya mulai menyiagakan anggota di setiap Polsek untuk mengamati berbagai potesi bencana.

Sehingga lanjut, Rimsyahtono, ketika ada potensi bencana, anggotanya bisa langsung berkoordinasi dengan BPBD dalam penangananannya. "Dengan demikian, diharapkan tidak ada dampak bencana yang akhirnya merugikan mayarakat," ujar Rimsyah, Rabu, 13 Oktober 2021.

Tidak hanya menyiagakan anggota di setiap Polsek di Kabupaten Tasikmalaya, tambah Rimsyahtono, Polres Tasikmalaya juga telah memasang rambu dan spanduk peringatan di sepanjang jalan utama Tasikmalaya-Garut di Kecamatan Salawu.

Baca Juga: Dalam 10 bulan, 260 Kejadian Bencana Terjadi di Kabupaten Tasikmalaya

Jalur ini merupakan jalur rawan longsor, yang kerap terjadi bencana disaat curah hujan tinggi. "Dengan pemasangan itu, pengguna jalan juga waspada ketika melintas di jalur tersebut terutama saat hujan," ucap Rimsyah.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya mencatat, periode 1 Januari hingga 4 Oktober 2021 terjadi sebanyak 260 kejadian bencana baik bencana alam dan non alam.

Rinciannya, bencana tanah longsor terjadi 133 kali 51%, bencana banjir 13 kali atau 5%, bencana angin kencang 44 kali atau 17%, bencana kebakaran 35 kali atau 13%, bencana gerakan tanah 13 kali atau 5% dan bencana lainya berupa dampak cuaca extreme, rumah roboh dan tersambar petir sebanyak 22 kali atau 8%.

Dari kejadian sebanyak itu, 1.112 rumah terdampak. 77 rusak berat, 74 rusak sedang, 267 rusak ringan, 119 terancam, 575 terendam.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X