Masuk Polres Tasikmalaya Wajib Scan Kode QR Vaksin

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:49 WIB
Masuk Polres Tasik Wajib Scan Kode QR Vaksin. (Irpan Wahab Muslim)
Masuk Polres Tasik Wajib Scan Kode QR Vaksin. (Irpan Wahab Muslim)



MANGUNREJA, AYOTASIK.COM -- Di tengah pandemi Covid-19, Polres Tasikmalaya menerapkan kebijakan berbeda dalam hal pelayanan.

Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan harus terlebih dahulu melakukan Scan kode QR untuk pelacakan kontak dan status vaksinasi. Scam kode QR bisa didapatkan dengan mengunduh aplikasi Pedulilindungi di Google Play Store.

Penerapan peraturan tersebut demi membantu pemerintah dalam mempermudah melacak dan menghentikan penyebaran Covid-19 di tempat pelayanan publik termasuk di kantor kepolisian atau Polres di setiap daerah termasuk di Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, saat ini baik di Mako Polres Tasikmalaya dan polsek-polsek sudah dipasang stan barcode untuk scan kode QR

"Jadi setiap pengunjung atau masyarakat yang ingin pelayanan publik ke Polres atau Polsek-polsek wajib scene kode QR mengecek sudah di vaksin. Kalau sudah nanti muncul hijau, kalau pernah sekali kuning dan jika belum di vaksin muncul warna merah," terang Rimsyah, Kamis, 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya Kamis, 14 Oktober 2021.

Menurut Rimsyahtono, ketika mengecek atau scan kode QR, ada masyarakat yang diketahui belum divaksin, maka akan diarahkan oleh kepolisian untuk ke dokter kesehatan (Dokes) Polres Tasikmalaya, untuk dilakukan vaksin.

"Untuk yang belum divaksin, diarahkan ke dokter kesehatan di Polres Tasikmalaya untuk divaksin. Kita terus sampaikan kepada masyarakat. Demi membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, maka harus divaksin agar aman semua," tambah Rimsyahtono.

Adanya scan kode QR ini pun disambut baik oleh masyarakat. Salah satunya terlontar dari Edi (35) warga Kecamatan Singaparna. Bahkan ia menyarankan, scan kode QR ini bukan hanya di kepolisian saja namun di semua tempat pelayanan. "Bagus, tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kalau bisa mah di semua pelayanan ada termasuk dipemerintahan," ucap Edi. 

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Tokoh Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Empat Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:11 WIB
X