Dandim Tasikmalaya: Vaksinasi Lansia Kota Tasikmalaya Capai 40 Persen, Sisanya Vaksinasi Door To Door

- Minggu, 14 November 2021 | 17:55 WIB
Vaksinasi lansia. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Vaksinasi lansia. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)



TAWANG, AYOTASIK.COM - 
Vaksinasi Covid-19 lansia di Kota Tasikmalaya akhirnya sudah mencapai 40 persen. Capaian vaksinasi lansia ini menjadi salah satu indikator atau syarat untuk turunnya level PPKM dar level 3 ke level 2.

Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya yang juga Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tasikmalaya, Letkol Inf Ary Sutrisno mengatakan, bahwa saar ini vaksinasi dosis pertama lansia sudah mencapai 40 persen.

"Sesuai dengan Instruksi Kemendagri yang terakhir keluar, bahwa untuk perubahan level dari level 3 menjadi level 2 ini kan salah satu indikatornya adalah vaksinasi. Di mana vaksinasi pertama itu harus di atas 50 persen kemudian capaian vaksinasi lansia 40 persen," ujar Ary, Minggu, 14 November 2021.

Baca Juga: Polisi dan TNI Gencarkan Vaksinasi Lansia di Kota Tasikmalaya, Vaksinasi Dilakukan dengan Jemput Bola

Menurutnya, terkait dengan yang sudah dicapai oleh Kota Tasikmalaya ini tentunya sudah dikoordinasikan ke dinas kesehatan (dinkes) untuk dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Koordinasi dilakukan untuk menyinkronkan data sehingga nanti data yang tersaji itu benar-benar sinkron baik dari dinkes kota, provinsi maupun pusat.

"Ini sebenarnya sudah hampir 4-5 periode ya. Sebelumnya itu, sebenarnya Kota Tasikmalaya semuanya sudah level 2 seharusnya. Hanya kan karena indikator vaksinasi yang di dapat dijadikan salah satu indikator dan belum tercapai, sehingga Kota Tasikmalaya masih level 3," kata dia.

Baca Juga: Vaksinasi Lansia 40 Persen Syarat Turun Level PPKM

Dandim menjelaskan, setelah tercapai target vaksinasi dosis pertama sebesar 50 persen dan vaksinasi lansia sebesar 40 persen, capaian vaksinasi sisanya tentunya akan cukup sulit.

Hal tersebut dikatakan Dandim karena berbagai macam alasan masyarakat di antaranya tidak mau bergerak ke lokasi vaksin atau memang ada kegiatan dan kesibukan lain.

"Solusinya vaksinasi harus dilakukan dengan door to door. Kemarin sudah dikoordinasikan dengan disdukcapil, data yang sudah divaksin sudah disingkronkan atau memadankan data data, sehingga akan diketahui dalam suatu wilayah itu warganya betul-betul terdata sebagai penduduk Kota Tasikmalaya," ucapnya.

"Nanti akan terpisahkan datanya by name by addres dan vaksinasi dilakukan dengan mendekatkan layanan langsung ke tengah masyarakat. Itu akan dilakukan dengan cara door to door ke rumah warga yabg yang belum divaksin," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yamaha Lexi dengan Tampilan Corak dan Warna Baru

Selasa, 12 April 2022 | 16:23 WIB

Terpopuler

X