Hujan Deras Sebabkan Aliran Sungai Tertutup Longsor dan Merusak Dua Rumah Warga

- Rabu, 17 November 2021 | 15:17 WIB
Longsoran di Sungai Citerus. (Irpan Wahab Muslim)
Longsoran di Sungai Citerus. (Irpan Wahab Muslim)

TARAJU, AYOTASIK.COM -- Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Taraju dalam sepekan terakhir mengakibatkan bencana tanah longsor. Material tanah longsor yang terdiri dari bebatuan dan tanah menutupi aliran Sungai Citerus. Akibatnya, air meluap dan berbelok ke pemukiman warga. Air pun merusak dua rumah milik warga bernama Udung (55) dan Erok (75).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan mengatakan, kejadian longsor itu tepatnya terjadi di Kampung Sirnasari RT 01 RW 02 Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, Selasa, 16 November 2021. "Penyebabnya hujan deras yang mengguyur. Akibatnya batu roboh dan menutup saluran air. Air berbelok ke rumah warga," ucap Iwan, Rabu, 17 November 2021.

Ditambahkan Iwan Ridwan, volume longsoran memiliki panjang 23 meter dan lebar keseluruhan 20 meter. Semua itu mengakibatkan terjadinya ,penyempitan 3 meter luas sungai dengan tinggi 6 meter. "Upaya yang kita lakukan adalah memperlebar jalan air dengan menghancurkan batu serta membuat bronjong untuk menahan abrasi," kata Iwan.

Baca Juga: Perebutan Lahan Warung: Motif Duel Berdarah di Tengah Jalan Ir H Djuanda Kota Tasikmalaya

Sebagai upaya antisipasi terjadinya bencana akibat tingginya curah hujan, lanjut Iwan pihaknya telah berkoordinasi dengan institusi lain agar turut serta menyiagakan personelnya dalam mengantisipasi bencana.

Termasuk juga, menyiagakan satgas bencana di setiap wilayah.Seluruh wilayah di Kabupaten Tasikmalaya rawan bencana. Karenanya, lanjut Iwan, agar warga waspada jika terjadi cuaca ekstrem ataupun hujan dengan intensitas tinggi secara terus-menerus.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Akan Mencuri Motor, Seorang Pria Diamuk Massa

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:09 WIB
X