Kabupaten Tasikmalaya Kurang Guru, Banyak yang Masuk Masa Pensiun

- Senin, 22 November 2021 | 16:46 WIB
Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Banyaknya jumlah guru yang memasuki masa pensiun berakibat kepada minimnya jumlah guru tenaga pengajar yang ada di sejumlah sekolah di Kabupaten Tasikmalaya.

Kekurangan guru itu, baik guru untuk jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA. Mereka tercatat banyak yang pensiun setelah menjalankan tugasnya yang dimulai sejak program instruksi Presiden (Inpres) puluhan tahun silam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen mengatakan, menghitung data kebutuhan ideal, Kabupaten Tasikmalaya saat ini membutuhkan sedikitnya 5.000 guru.

Baca Juga: Pemain Sepak Bola Belum Punya Jaminan Hari Tua dan Pensiun, Ini Komentar Kemnaker

"Karena banyaknya yang pensiun, namun tentu saja persoalan ini pun harus pula dikaji dengan berbagai aspek yang ada di lapangan,” jelas Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Mohammad Zen, Senin 22 November 2021.

Ditambahkan Zen, kajian dilapangan itu, diantaranya ada banyak satu sekolah yang kemudian hanya mengajar 10 anak didik saja. Atau dengan jumlah kelas atau rombongan belajar yang sedikit.

Sehingga sekolahnya kemudian dilakukan marger. Bahkan ada pula satu sekolah dimana guru PNS-nya hanya 1 orang saja, yakni kepala sekolahnya. Atau ada juga yang dua orang saja, yakni guru PNS 1 orang dengan kepala sekolahnya.

Baca Juga: Dadih Leo, Preman Pensiun Yang Jadi Kepala Desa Mandalagiri Tasikmalaya

“Harus ada kajian lagi memang di lapangan seperti apa kondisinya, agar kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan lain sebagainya," jelas Zen.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Senin, 29 November 2021 | 17:08 WIB
X