Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Terminal Indihiang, Pegawai dan Awak Bus Dites Urin

- Rabu, 24 November 2021 | 16:49 WIB
Cegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan terminal, pegawai dan awak bus dites urin. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Cegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan terminal, pegawai dan awak bus dites urin. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM - Cegah Penyalahgunaan Narkoba di terminal, pegawai dan karyawan Terminal Indihiang Kota Tasikmalaya mendadak dites urin, Rabu, 24 November 2021.

Tes urin dadakan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tasikmalaya.

Para awak angkutan bus yang berada di Terminal Indihiang pun tak luput dari pemeriksaan urin oleh petugas Ditjen Hubdat dan BNN.

Baca Juga: Polisi Ringkus 8 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba dan Sediaan Farmasi. 14 Sabu dan Ratusan Hexymer Diamankan

"Tes urin ini sengaja dilakukan mendadak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai dan karyawan serta awak angkutan," ujar dokter umum Ditjen Hubdat, Widya Pravita Sadi, di lokasi tes urin, Rabu, 24 November 2021.

Widya menuturkan, tes urin dilakukan terhadap semua pegawai baik Pengawai Negeri Sipil (PNS), honorer, maupun awak armada angkutan umum.

"Tes urin ini sebagai deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai, karyawan, dan awak angkutan," ucapnya.

Baca Juga: Penyelundupan Narkoba ke Lapas Garut, Sabu-Sabu Dimasukkan ke dalam Tulang Ayam

Menurutnya, tes urin yang dilakukan Ditjen Hubdat ini bukan sekadar menjelang libur natal dan tahun baru (nataru) tapi merupakan kegiatan rutin dan dilaksanakan di seluruh Indonesia. Tidak hanya dilakukan di terminal, tapi dilakukan juga di pelabuhan-pelabuhan.

"Alhamdulillah dari semua yang dites urin hasilnya negatif dari penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Ia menambahkan, total pegawai yang ada di Terminal Indihiang jumlahnya sebanyak 55 orang. Dari jumlah tersebut satu pegawai tidak dilakukan tes urin karena sedang menjalani pendidikan.

"Kalau personel angkutan umum baik sopir dan kondektur yang dites urin jumlahnya 20 orang. Semuanya negatif juga," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Senin, 29 November 2021 | 17:08 WIB
X