Desak Normalisasi Irigasi Ciramajaya, Warga Tanjungjaya Ontrog Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya

- Senin, 29 November 2021 | 17:40 WIB
Desak Normalisasi Irigasi Ciramajaya, Warga Tanjungjaya Ontrog Kantor Bupati dan DPRD Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Desak Normalisasi Irigasi Ciramajaya, Warga Tanjungjaya Ontrog Kantor Bupati dan DPRD Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)



SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Ratusan massa dari kalangan para petani, penggarap sawah, kolam, karang taruna, tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tanjungjaya Bersatu (FMTB) mendatangi kantor bupati Tasikmalaya dan Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Senin 29 November 2021.

Mereka datang menyuarakan tuntutan terkait saluran irigasi Ciramajaya di Kecamatan Tanjungjaya yang tidak berfungsi dengan baik.

Tidak berfungsinya Irigasi Ciramajaya sendiri, berdampak lahan pertanian. Dimana, para petani di Kecamatan Tanjungjaya kesulitan untuk bercocok tanam padi karena saluran irigasi tidak mengalir dengan baik sehingga warga di empat desa yaitu Tanjungjaya, Cintajaya, Cibalanarik dan Cilolohan tidak menerima saluran air.

Baca Juga: Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Ketua Forum Masyarakat Tanjungjaya Bersatu Oos Basor mengatakan, masyarakat mendorong peningkatan jaringan irigasi dan fungsi serta kondisi jaringan irigasi yang sudah ada atau kegiatan menambah luas areal pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi.

Tuntutan selanjutnya, menjamin terselenggaranya pengelolaan irigasi secara efektif dan efisien serta dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan air irigasi yang dilaksanakan dengan prinsip satu sistem jaringan irigasi satu kesatuan pengelolaan, dengan memperhatikan kepentingan pengguna air di bagian hulu, tengah, dan hilir secara seimbang dan berkelanjutan.

Baca Juga: Doa Meluluhkan Hati Suami Disertai Tutorial Menurut Ustadz Dasad Latif

Selanjutnya, kata Oos, memastikan ketersediaan air yang secara insidentil dibutuhkan masyarakat tanjungjaya, dan mendorong DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk mengaudit anggaran pengelolaan jaringan irigasi.

Menurut Oos, masyarakat Tanjungjaya secara serempak lilah, ikhlas untuk menuntut aspirasi meminta keadilan kepada pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan wakil rakyat atau DPRD dapil 1.

"Jadi kami datang kesini menuntut air. Karena air itu besar dari hulu akan tetapi keempat desa di Kecamatan Tanjungjaya, diantaranya Tanjungjaya, Cintajaya, Cibalanarik dan Cilolohan, hampir 14 tahun air tidak pernah mengalir," ungkap Oos.

Baca Juga: Pemkab Tasikmalaya Serahkan 300 Kilometer ke Provinsi Untuk Perbaikan Jalan

Maka dari itu, kata Oos, sesepuh di Kecamatan Tanjungjaya sejak dulu sudah melakukan audiensi ke BKPSDA provinsi dan kabupaten termasuk ke DPRD dan bupati belum ada kepastian.

"Hanya dijanjikan iya dan iya, tetapi realiasinya selama 14 tahun sampai hari ini tidak pernah mengalir air," tegas Oos.

Dampak dilapangan, tambah Oos, sangat besar bagi masyarakat Tanjungjaya, yang kesulitan ketika bertani. Sudah tidak ada tanaman padi, palawija lainnya.

"Hari ini lahan persawahan hanya di jadikan alang-alang gersang. Yang terjadi hari ini di Tanjungjaya, hanya sebatas bisa menanam singkong," ujar Oos.

Pada intinya, ungkap Oos, Tanjungjaya hancur semua di bidang pertanian dengan tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah dan provinsi.

"Dan diamnya penghianat-penghianat anggota dewan yang dulu berjanji akan mensejahterakan masyarakat Tanjungjaya," kata Oos.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin  mengatakan, sudah mendengar jika masyarakat lima desa butuh air. Semuanya butuh karena kondisi irigasi Ciramajaya belum berfungsi baik.

"Kami minta perwakilan untuk dirumuskan surat dibawa ke pemerintah Jabar. Karena irigasi ada di kewenangan BKPSDA Provinsi Jabar. Kami akan membawa surat untuk dibawa ke Bandung," papar Cecep. 

 
 

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Pancaroba, Hati-hati Dengan Penyakit Ini

Rabu, 29 Desember 2021 | 20:10 WIB

Terpopuler

X