Oknum Guru Ngaji di Tasik Cabuli Santriwati, KPAID Dampingi Korban

- Kamis, 9 Desember 2021 | 19:29 WIB
Oknum Guru Ngaji di Tasik Cabuli Santriwati, KPAID Dampingi Korban. (ist)
Oknum Guru Ngaji di Tasik Cabuli Santriwati, KPAID Dampingi Korban. (ist)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM - Aksi pencabulan yang dilakukan oknum guru di Kabupaten Tasikmalaya. Korbannya merupakan Santriwati yang merupakan siswi madrasah aliyah.

Atas kerjadian itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya langsung bergerak cepat. Akibat para korban ketakutan buka suara, KPAID melaporkan kasus pencabulan oknum guru ngaji terhadap beberapa santriwati Ini pada Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Kamis 9 Desember 2021.

"Kami KPAID Tasikmalaya datang ke Polres Tasik melaporkan kasus dugaan Tindak pencabulan yang dilakukan oknum guru ngaji di Selatan Tasikmalaya." Kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

Sebanyak dua orang korban sudah dihadirkan untuk jalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya. Namun, hasil pendalaman sedikitnya terdapat empat santriwati yang jadi korban dan sudah menjadi terapi. KPAID Mensinyalir, terdapat sembilan santri yang jadi korban selama bertahun tahun.

Baca Juga: 5 Alasan Santri tidak Betah di Pesantren, Salah Satunya karena Makan dengan Kerupuk?

"Yang kami terapi saja ada empat. Kemungkinan ada sembilan korban yang baru lapor dua orang."Kata Ato.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Aipda Josner Ali mengaku sudah menerima laporan Tindak Pidana Pencabulan dari KPAID. Kepolisian masih mendalami dan memeriksa saksi korban sebanyak dua orang.

"Kita sedang dialami dan lakukan penyelidikan untuk pendalaman fakta-fakta nya. Untuk yang sudah laporan ada dua orang korban," ungkap Josner.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yamaha Lexi dengan Tampilan Corak dan Warna Baru

Selasa, 12 April 2022 | 16:23 WIB

Terpopuler

X