Pakar Supranatural Mbah Gareng: Ramalan Ke-7 Jayabaya Tahun 2022 Tahun Keemasan Indonesia

- Kamis, 30 Desember 2021 | 22:17 WIB
Pakar Supranatural Mbah Gareng: Ramalan Ke-7 Jayabaya Tahun 2022 Tahun Keemasan Indonesia. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Pakar Supranatural Mbah Gareng: Ramalan Ke-7 Jayabaya Tahun 2022 Tahun Keemasan Indonesia. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

KAWALU, AYOTASIK.COM - Pakar supranatural Mbah Gareng meramalkan di 2022 mendatang Indonesia akan dihampiri hal positif. Menurutnya, di 2022 akan menjadi tahun bahagia alias tahun cemerlang dan berwarna keemasan bagi bangsa Indonesia.

Menurut Mbah Gareng, ramalan atau prediksinya tersebut bukan sekadar pandangan kaca batin semata, tapi merujuk dari berbagai sumber salah satunya dari ramalan Jayabaya yang sering disebut sebagai Tahun Jangka Jayabaya yaitu sebuah prediksi ramalan yang sudah ada dalam tradisi jawa.

Ia menyebut, ramalan Jayabaya ditulis sendiri oleh Pangeran Jayabaya, raja yang pernah memimpin Kediri, Jawa Timur mulai dari 1135 hingga 1157 Masehi.

“Tahun 2022 akan menjadi tahun cemerlang bagi Indonesia telah ada di Ramalan ke-7 pada ramalan Jayabaya,” ujar Mbah Gareng, Kamis, 30 Desember 2021.

Pakar supratural muda tersebut kerap menganalisa sesuatu hingga ke titik dalam dari berbagai sumber. Oleh karenanya, banyak analisa dan prediksinya yang hamper tidak meleset.

Salah satu analisa dan prediknya adalah di akhir 2021 akan banyak perkelahian yang penyebabnya bukanlah hal besar dan tidak begitu berarti. Di Kota Tasikmalaya misalnya, dua orang terlibat duel dengan senjata tajam di tengah jalan, kemudian di daerah lain aparat berkelahi dengan aparat lainnya hingga viral di media social (medsos).

“Saya kan sudah pernah prediksi di akhir tahun itu beberapa kejadian bencana akan terjadi. Banjir bandang dan gelombang tinggi hingga kebakaran,” ucapnya.

Ia menuturkan, tahun baru 2022 tinggal sehari lagi. Lebih jauh ia menjelaskan bahwa yang dimaksud tahun 2022 merupakan tahun keemasan bagi Indonesia adalah ramalan tersebut sudah tercantum dalam ramalan ke-7 Jayabaya, yakni Tikus Putih Hanongko Baris.

“Maksud dari ramalan itu yakni Tikus lebih menggambarkan kalangan bawah dan warna putih sebagai suatu simbol kesucian, kebenaran, dan ketulusan. Dengan begitu ramalan Tikus Putih Hanongko Baris bisa diartikan sebagai rakyat kecil bersatu demi membenamkan banyak kezaliman yang merajalela,” kata dia.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Pancaroba, Hati-hati Dengan Penyakit Ini

Rabu, 29 Desember 2021 | 20:10 WIB

Terpopuler

X