Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Meningkat, Penyebaran Covid-19 Landai

- Senin, 3 Januari 2022 | 13:28 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra. (ayotasik/Irpan Wahab)
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra. (ayotasik/Irpan Wahab)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Tasikmalaya meningkat. Sementara itu, kasus penyebaran Covid-19 landai.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra mengatakan, di tahun 2021 angka DBD tercatat mencapai 870 kasus lebih.

Dari jumlah itu, kata Asep Hendra, angka kematian akibat DBD sebanyak 21 orang.

Baca Juga: DKR Pramuka Cikatomas Tergiat 1, Miqdar : Jadikan Motivasi

"Iya ada peningkatan, tapi jika dibandingkan daerah lain, kita tidak masuk 10 daerah dengan jumlah kasus DBD tertinggi di Indonesia," jelas Asep Hendra 3 Desember 2021.

Seiring tingginya jumlah kasus DBD, Asep Hendra mengimbau warga menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah penyebaran DBD.

"Ya antisipasinya dengan PHBS. Termasuk PSN," ucap Asep Hendra.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Amankan 3 Pemuda, Bawa Sabu Untuk Pesta Tahun Baru

Dari 10 Kecamatan yang ada, wilayah dengan angka DBD yang cukup tinggi di Kota berada di ruang lingkup Puskesmas Bantar.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Pancaroba, Hati-hati Dengan Penyakit Ini

Rabu, 29 Desember 2021 | 20:10 WIB

Terpopuler

X