Jadi Korban Bully, Siswa SD Di Tasikmalaya Meninggal Dunia

- Rabu, 20 Juli 2022 | 15:39 WIB
Ilustrasi korban bully atau perundungan. (Pixabay)
Ilustrasi korban bully atau perundungan. (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Diduga jadi korban perundungan atau bully, seorang anak usia Sekolah Dasar di Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia.  Selain mengaku dipukul teman permainannya, korban juga dipaksa menyetubuhi kucing. Bahkan, aksi pemaksaan itu direkam hingga korban  mengalami depresi.

Karena kerap menjadi korban perundunga atau bully itu, anak kedua pasangan Adis (41) dan Titing (39) warga Sukaasih Kecamatan Singaparna itu pun deprasi hingga kerap enggan makan dan minum hingga kesehatan korban pun terganggu. Keluarga pun membawa korban yang masih berumur 12 tahun itu ke rumah sakit. Namun saying, nyawanya tidak tertolong.

Ibu korban, Titing menuturkan, anaknya sering mengeluh sakit tenggorokan dan kerap kali dipukul teman sepermainan. Bahkan, korban juga dipaksa serta direkam menyetubuhi kucing. Aksi ini disaksikan sejumlah pelaku sambil mengolok olok korban.

Baca Juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Vaksinasi Covid-19 Kembali Digencarkan

“Anak kedua dari empat saudara, dia ngeluh sakit tenggorokan yah kalau dipukul pukul gitu mah sering ngaku kesaya,” ucap Titing, Rabu 20 Juli 2022.

Dengan adanya kasus perundungan itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daera (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya langsung melakukan pendampingan. Selain melakukan pemulihan trauma untuk keluarga korban, KPAID juga akan memproses hukum peristiwa ini agar tidak terulang.

“jadi kami lakukan edukasi dan pendampingan untuk keluarga korban. anakini usia 11 tahun dia diudga dibuli temanya sampai defresi dan meninggal dalam perawatan yah sempat beredar video bullya tak senonoh,” ucap Ato.

Baca Juga: Doa Saat Dampingi Proses Persalinan, Suami Wajib Tahu!

Sementara itu, Polsek Singaparna mengaku belum menerima laporan maupun pengaduan terkait kasus perundungan tersebut. Namun, pihaknya turun kelapangan untuk mendalami kasusnya yang terjadi tersebut.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X