Anak Pelaku Perundungan Di Tasikmalaya Belajar Secara Daring

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:53 WIB
[Ilustrasi] Perundungan terhadap anak (Pixabay)
[Ilustrasi] Perundungan terhadap anak (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Tiga orang anak pelaku perundungan terhadap korban berinisial FH (12) di Kecamatan Singaparna masih tetap mendapatkan haknya dalam pendidikan. Namun pelaksaannya, dilakukan secara daring.

Ketua harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), An'an Yuliati mengatakan, ke tiga anak pelaku perundungan tidak putus pembelajaran meskipun anak tersebut tidak secara langsung datang ke sekolah.

"Selama ini anak tetap belajar melalui daring, meskipun terkadang anak ada tatap muka khusus bila ada pembelajaran yang harus tatap muka di rumahnya," kata An'an, Senin 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Ditinggal Salat Jumat, Motor Warga Tasik Dicuri

Saat pembelajaran yang mengharuskan tatap muka, kata An'an, ada guru khusus yang memberikan materi ke rumah. Hal itu lantaran kondisi anak belum memungkinkan untuk belajar di kelas bersma teman-teman lainnya.

"Itu juga untuk menghindari adanya terjadi perundungan kembali," ucap An'an.

Pembelajaran secara daring itu, dilakukan agar betul-betul pulih secara psikologis. Anak-anak tersebut memang saat ini membutuhkan pemulihan ditengah-tengah masyarkat, sekolah dan lainnya termasuk menunggu putusan pengadilan.

Baca Juga: Lansia dan Remaja Jadi Sasaran Vaksin BIN Daerah Jawa Barat di Sodonghilir

"Setelah betul- betul pulih maka anak-anak ini tetap akan melaksanakan sekolah kembali, secara tatap muka di sekolah masing-masing," ujar An'an.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X