Raperda Perlindungan Nelayan Harus Direalisasi, Ucu Mulyadi : Demi Masa Depan Nelayan

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:20 WIB
Ilustrasi -- Ranperda Nelayan Harus Secara Disahkan Karena Menyangkut Keberlangsungan nelayan (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi -- Ranperda Nelayan Harus Secara Disahkan Karena Menyangkut Keberlangsungan nelayan (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Daerah Pemilihan Tasikmalaya Selatan (Tasela) Ucu Mulyadi menuturkan, Raperda Perlindungan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidayaan Perikanan menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang harus segera terealisasi. Perda itu, dinilai sangat penting bagi keberlangsungan para nelayan, termasuk para petambak udang.

"Salah satunya dibahas agar kebutuhan bensin dan solar bagi nelayan dan petambak udang mereka terpenuhi. Maka adanya Ranperda Pelindungan Nelayan ini sangat mendesak segera di sahkan menjadi Perda,” kata Ucu Mulyadi belum lama ini.

Ditambahkan Ucu, bagi nelayan bensin dan solar merupakan kebutuhan primer dan sangat penting.  Nelayan bisa gagal melaut dan penambak udang terancam merugi disaat solar dan bensin tidak terpenuhi.

Baca Juga: Pelaku Perundungan di Singaparna Dikembalikan Ke Keluarga

“Untuk itu,  kami mengharapkan bahan bakar bagi kebutuhan nelayan mudah didapatkan dengan harga subsidi,” ujar Ucu Mulyadi

Dilapangan, lanjut Ucu, ia sering mendapati nelayan dan petambak begitu kesulitan mendapatkan pasokan bensin dan solar padahal membeli dengan harga yang sama dengan yang lain. Selain itu, jika ketersediaannya terbatas dan tidak sesuai kebutuhan. Ucu mencontohkan saat ini nelayan cuma dapat 5 liter atau 10 liter bensin atau solar. Sedangkan jangkauannya melaut jauh dan membutuhkan 15-20 liter.

“Padahal pada Undang-undang tentang Kelautan itu sudah tercantum bahwa subsidi bagi nelayan itu ada. Ketika mesin tidak hidup, karena tidak ada bensin atau solar, akibatnya sangat fatal, nelayan tidak bisa melaut dan petambak udangnya akan mati,” terang Ucu Mulyadi.

Idealnya, kata Ucu, nelayan dan petambak bisa memperoleh bensin dan solar dengan harga subsidi. Karena profesi tersebut bagus untuk rekrutmen atau penyerapan tenaga kerja putra daerah. Kalaupun tidak bersubsidi, minimal terpenuhi sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Parkir Depan Kantor Bawaslu Kabupaten Tasik, Motor Matik Hilang Dicuri

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X