Kejari Kabupaten Tasik Bidik Pemotongan Dana PIP, Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:36 WIB
Kejari Kabupaten Tasik Selidiki Dugaan Pemotongan Bantuan PIP (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)
Kejari Kabupaten Tasik Selidiki Dugaan Pemotongan Bantuan PIP (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya saat ini melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah mengatakan, pemotongan dana PIP itu, diduga dilakukan oleh oknum sekolah dengan besaran 10 hingga 20 persen per siswa.

Dugaan pemotongan dana itu, terjadi ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat di Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah 130 sekolah.

Baca Juga: Masa Pendaftaran Parpol Terpusat di KPU RI, KPU Daerah Tetap Siaga

"Dimana dana indonesia pintar ini yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan melalui rekening siswa namun ada beberapa oknum yang melakukan pemotongan dana yang seharusnya diberikan kepada siswa," kata Hasbullah, Kamis 4 Agustus 2022.

Ditambahkan Hasbullah, pemotongan dana PIP tahun 2020 itu terjadi saat pendemi Covid-19. Dimana, uang yang seharusnya masuk ke rekening siswa, justru diakomodir oleh sekolah dengan alasan menghindari kerumunan di bank saat pengambilan.

"Siswa itu dikuasakan kepada pihak sekolah karena saat pengabilan tidak boleh ada kerumunan. Saat itu ada oknum-oknum yang memanfaatkannya," ujar Hasbullah.

Baca Juga: bank bjb syariah Buka Kantor Fungsional Pelayanan Haji dan Umrah di Kemenag Kabupaten Pandeglang

Menurut Hasbullah, besaran dari dana PIP terrsebut berbeda setiap siswa tergantung jenjang sekolah, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 Juta.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X