Dugaan Pemotongan PIP di Sekolah, Ini Kata Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 10:36 WIB
Ilustrasi -- Bantuan Program Indonesia Pintar (Pixabay)
Ilustrasi -- Bantuan Program Indonesia Pintar (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Abur Mustikawanto menegaskan, Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan Tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada pemotongan.

Abur menambahkan, bantuan PIP itu untuk siswa yang tergolong tidak mampu atau miskin dari SMA/SMK negeri berdasarkan data Kementrian pendidikan bahkan betul-betul miskin. Saat itu juga bantuan dibagikan langsung sesuai nominal yang diterima oleh siswa masing-masing.

"Karena itu bantuan untuk siswa miskin di sekolah Reguler atau Negeri tidak ada pemotongan," kata Abur Mustikawanto, Jumat 5 Agustus 2022.

Baca Juga: Mimpi Orang Lain Meninggal, Ini Maknanya Menurut Ibnu Sirin

Ditambahkan Abur, dalam penyaluran bantuan PIP tahun 2020 itu, dilakukan kolektif oleh sekolah. Karena saat itu, Pandemi Covid-19 dalam posisi puncak penyebaran. Terlebih lagi, ada kebijakan Bank yang memang tidak boleh berkerumun.

Bantuan PIP itu, tambah Abur, bukan hanya bagi siswa di SMA atau SMK negeri, siswa yang bersekolah di swasta pun mendapatkan bantuan yang sama. Terkait adanya pemotongan bantuan PIP di sekolah swasta, ia pun mengganggap itu dilakukan oleh oknum.

"Kami tegaskan kembali bahwa bantuan PIP sekolah reguler dipastikan tidak ada pemungutan. Kalaupun ada pungutan Program PIP dari aspirasi dann itu oknum," kata Abur.

Baca Juga: Kejari Kabupaten Tasik Bidik Pemotongan Dana PIP, Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya saat ini melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

Diduga Akan Mencuri Motor, Seorang Pria Diamuk Massa

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:09 WIB
X