Penyidikan Kasus Pemotongan Dana Hibah Tahun 2020 Di Kabupaten Tasikmalaya Terus Bergulir

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:25 WIB
Ilustrasi -- Dana Hibah. (Pixabay)
Ilustrasi -- Dana Hibah. (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Penyidikan Kasus Pemotongan Dana Hibah tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya terus bergulir. Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) tengah menghitung kerugian negara akibat pemotongan tersebut.

Kasi Pidana Khusus  Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Hasbullah mengatakan, pihaknya terus melakukan proses penyidikan kasus pemotongan dana hibah tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini, pihaknya menunggu hasil BPK yang sedang menghitung kerugian negara dari kasus tersebut.

"Kasus itu saat ini tengah dilakukan penghitungan kerugian negara oleh BPK RI," kata Hasbullah, Jumat 5 Agustus 2022.

Baca Juga: Warga Tiga Kecamatan Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Ditambahkan Hasbullah, BPK RI melaksanakan tugas penghitungan kerugian negara sejak 40 hari lalu. Selain melakukan penghitungan, BPK juga mengkonfrmasi kepada penerima bantuan hibah. Dalam proses penghitungan itu, tim penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan pendampingan terutama dalam proses penghitungan kerugian negara dari pemotongan kasus hibah itu.

"Saat ini tim BPK tengah melakukan perhitungan kerugian negara dan juga konfrmasi kepada saksi-saksi yang pernah kami periksa. Kami terus mendatangi langsung lembaga-lembaga penerima hibah itu, agar hemat waktu dan biaya," ujar Hasbullah.

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X