Omzet Pedagang Bendera Merah Putih Anjlok 50 Persen, Sepi Tapi Optimistis Jualannya Laku

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:52 WIB
Pedagang bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul di Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya mengaku kurang pembeli, Rabu, 4 Agustus 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Pedagang bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul di Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya mengaku kurang pembeli, Rabu, 4 Agustus 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 17 Agustus. Dalam memeriahkan hari paling bersejarah negara Indonesia tersebut, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Maraoke mengibarkan sang Merah Putih yang merupakan bendera Negara Indonesia.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, para pedagang bendera Merah Putih dan umbul-umbul serta ornamen lainnya yang berkaitan dengan hari kemerdekaan mulai menjamur di Kota Tasikmalaya.

Di pusat Kota Tasik tepatnya di Jalan KH. Zenal Mustofa, sejak bulan Juli sudah banyak pedagang yang menjajakan ornamen untuk peringatan hari kemerdekaan, di antaranya bendera merah putih dan umbul-umbul dengan berbagai ukuran.

Salah seorang pedagang bendera Merah Putih, Heri (45) mengatakan, lebih dari 20 pedagang bendera yang menjajakan dagangannya di sepanjang Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya.

"Saya dagang bendera sejak tahun 1987. Dagang bendera ini hanya di bulan Juni sampai Agustus saja. Kalau sehari-hari dagang kacamata di depan toko," ujar Heri, Rabu, 4 Juli 2021.

Ia menuturkan, omzet penjualan bendera di masa pandemi Covid-19 ini memang mengalami penurunan. Omzet jualannya turun hingga 50 persen dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. Kendati demikian, Heri optimis dagangannya akan laku karena sudah memiliki langganan di antaranya sekolah-sekolah dan kantor-kantor dinas di Pemerintahan Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya.

"Omzet turun sekitar 50 persen. Alhamdulillah jualan hari ini baru dapat Rp1 juta, kalau sebelum pandemi dapat lebih besar," ucapnya.

Menurut Heri, dirinya sangat beruntung mendapatkan pesanan berupa umbul-umbul merah putih sepanjang 500 meter dari seorang pelanggan. Untuk masalah harga yang ditawarkan untuk satu buah bendera relatif terjangkau kisaran Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per bendera dengan ukuran 60 centimeter kali satu meter.

"Saya optimis masih ada pembeli bendera sampai hari kemerdekaan nanti. Harus optimis ada yang beli," kata dia.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Sastra Sunda: MAPAG UDAT-UDAT BALEBAT

Rabu, 15 September 2021 | 11:53 WIB

Cerita Pendek: TATAPAN MATA

Selasa, 31 Agustus 2021 | 12:17 WIB

4 Kerajinan Khas Kota Tasikmalaya

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:20 WIB
X