2 Juta Pil Diamankan Dari Pabrik Narkotika di Tasikmalaya

- Rabu, 27 November 2019 | 11:56 WIB
Ekspose hasil penggeledahan BNN terhadap pabrik sumpit yang memproduksi narkoba jenis Pil PCC. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Ekspose hasil penggeledahan BNN terhadap pabrik sumpit yang memproduksi narkoba jenis Pil PCC. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

KAWALU, AYOTASIK.COM -- Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh BNN, Kapolisian dan TNI, terdapat sekitar 2 juta butir narkotika jenis PCC yang diamankan dari pabrik narkoba yang berkamuflase menjadi tempat produksi sumpit di Awilega, Kelurahan Gununggede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Hal itu diungkapkan Deputi pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari yang didampingi Wakapolda Jawa Barat  Brigjen Ahmad Wiyagus , Wadir Res Narkoba Bareskrim Polri dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat melakukan konferensi pers, Rabu (27/11/2019).

Arman mengatakan, pengungkapan keberadaan pabrik narkonita ini berkat kerja sama semua pihak antara BNN, kepolisian dan TNI. 2 juta butir Pil PCC yang ditemukan merupakan produk yang siap diedarkan. Dalam penggerebekan pun, pihaknya turur mengamankan bahan baku pembuatan PCC.

"Di tempat kita berada adalah TKP produksi pembuatan obat-obatan dan juga narkoba yang telah diproduksi cukup lama. Jenis narkoba adalah Jenis PCC, " kata Arman.

AYO BACA : Operasional Pabrik Sumpit

Jenis PCC, kata Arman, adalah jenis narkotika yang diminati anak muda dengan harga murah dan terjangkau sehingga pasarnya menyebar hampir di seluruh Indonesia termasuk beberapa kota di pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Jakarta.

"Berdasarkan keterangan sementara, pabrik ini mampu memproduksi 120 ribu butir per hari. Ini luar biasa, keuntungannya miliar rupiah," ungkapnya.

Modus dari pabrik ini, kata Arman, yakni menutupi aktivitas produksi narkotika  dengan pembuatan sumpit. Hal ini terbukti dari adanya tempat produksi narkotika yang berbeda tiap ruangan.

"Kita amankan sebanyak 9 orang. Di dalam itu, ada tempat peracikan, ada tempat pengemasan dan pengepakan. Yang kita amankan itu sudah siap edar yang rencananya ke daerah Jawa tengah," papar Arman.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB

Terpopuler

X