Ditutup 2 Hari, Objek Wisata Gunung Galunggung Rugi Rp100 Juta

- Jumat, 21 Mei 2021 | 19:43 WIB
Objek Wisata Gunung Galunggung. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Objek Wisata Gunung Galunggung. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CISAYONG, AYOTASIK.COM - Cluster Manajer Objek Wisata Gunung Galunggung Dudung Suhaeri mengatakan, dengan penutupan sementara selama 2 hari, kerugian pendapatan yang hilang diperkirakan mencapai seratus juta rupiah.

"Kalau berkaca pada 2 hari pada minggu lalu potensi pendapatan yang hilang itu sekitar Rp100 juta," ujar Dudung, Jumat 21 Mei 2021.

Ia mengatakan, total potensi pendapatan yang hilang tersebut berasal dari objek wisata Cipanas dan Kawah Gunung Galunggung," ucapnya.

Sementara itu, Manajer Bisnis Perhutani Tasikmalaya Yaya Sutia mengatakan, potensi pendapatan yang hilang akibat dari penutupan sementara objek wisata selama 2 hari diperkirakan antara Rp30 juta hingga Rp40 juta.

Menurutnya, ada 4 objek wisata yang dikelola oleh KPH Perhutani Tasikmalaya. Di antaranya Curug Badak Batu Hanoman, Curug Candung / Fine Forest, Curug Ciparay, dan Cipatuh.

"Potensi pendapatan yang hilang itu dari 4 objek wisata yang dikelola KPH Perhutani," ujar Yaya, Jumat, 21 Mei 2021.

Kendati demikian, Yaya mengaku tidak bisa berbuat banyak dan akan mengikuti surat edaran mengenai penutupan sementara objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita ikuti saja arahan pemerintah untuk menutup sementara selama 2 hari," ucapnya.

Sebelumnya, menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia tentang penutupan objek wisata sebagai upaya penanggulangan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor : 0020 tahun 2021 tentang antisipasi penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X