3.600 Santri di Tasikmalaya Mulai Divaksinasi Covid-19

- Senin, 26 Juli 2021 | 16:55 WIB
Santri pondok pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama, Senin, 26 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Santri pondok pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama, Senin, 26 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

MANONJAYA, AYOTASIK.COM -- Sebanyak 3.600 santri di Tasikmalaya mendapatkan vakinasi Covid-19 yang dilaksanakan di 4 tempat, salah satunya para santri di Pondok Pesantren (ponpes) Miftahul Huda Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Sedikitnya ada 500 orang santri menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Senin, 26 Juli 2021. Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk para santri ini difasilitasi Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar).

Kapolda Jabar Irjend.Pol. Ahmad Dofiri datang langsung ke lokasi vaksinasi untuk meninjau pelaksanaan gerai vaksinasi secara massal bagi para santri yang diselenggarakan di aula ponpes. Ia mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih dengan antusias para santri yang ingin divaksin sebagai upaya untuk mencegah penularan.

“Permintaan vaksinasi di pondok-pondok pesantren sangat tinggi. Hari ini program vaksinasi yang diselengarakan merupakan program pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujar Dofiri, Senin, 26 Juli 2021.

Menurutnya, vaksin sangat penting. Kendati vaksin tidak menjamin seratus persen tidak akan terpapar Covid-19, tapi dengan sudah divaksin maka imunitas atau kekebalan tubuh akan bertambah. Kalau pun terpapar Covid-19 setidaknya orang yang sudah divaksin tidak mengalami gejala seperti meriang, batuk, dan gejala lainnya.

“Memang vaksin itu tidak menjamin seratus persen. Dengan divaksin insyaallah imunitasnya akan bertambah,” ucapnya.

Ia menuturkan, vaksin yang saat ini disediakan jumlahnya untuk 500 orang. Ia berharap ke depan aka nada tambahan jumlah vaksin lagi untuk kebutuhan vaksinasi para santri di ponpes Miftahul Huda yang jumlah lebih 5.000 orang.

“Mudah-mudahan nanti nambah lagi sehingga semuanya bisa divaksin. Saya juga ucapkan terima kasih atas antusias para santri dan pihak pesantren untuk divaksin Covid-19,” kata dia.

Sementara itu, perwakilan ponpes Miftahul Huda Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, H. Arief Maoshul Afandi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memfasilitasi vaksinasi Covid-19 untuk para santri. Menurutnya, sebelum pelaksanaan vaksinasi, pihaknya telah menyosialisasikan terlebih dahulu  kepada para santri sehabis pengajian malam mengenai program vaksinasi ini.

“Pada awalnya kami diinfokan dari Polda Jawa Barat (Jabar) itu ada 2.000 vaksin untuk para santri. Namun, lantaran acaranya sedikit mendadak, awalnya berharap sekitar 5.000 santri bisa divaksin sekaligus. Namun, ada beberapa orang yang memang dikategorikan penyintas sehingga tidak bisa divaksin dan tidak lolos skrining,” ujar Arief.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X