Hari Jadi Momen Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

- Senin, 26 Juli 2021 | 17:47 WIB
Jalannya Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 389. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Jalannya Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 389. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Dalam momen hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-389 tahun ini yang diperingati setiap 26 Juli, pemerintah daerah mempunyai misi untuk memulihkan ekonomi dan kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengatakan, di momen hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ini, dijadikan sebagai semangat pembangunan dalam menjalankan visi misi religius Islami dinamis berdaya saing berbasis pedesaan. Misi mewujudkan masyarakat beriman, bertakwa berakhlakul karimah, yang tercermin dalam kehidupannya.

Sejauh ini, kata Ade, dalam capaian pemerintah daerah ini, indeks pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya telah mengalami kenaikan dari 59,31 menjadi 58,08. Rata-rata lama sekolah di 2017 sebesar 6,9 persen, pada 2019 naik sebesar 7,17 persen. Termasuk dibidang kesehatan dan usia harapan hidup meningkat.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19, ditengah dalam menyelesaikan permasalahannya, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kami belum maksimal memberikan pelayanan," ujar Ade.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya  Cecep Nurul Yakin mengatakan, pada momen hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ini, sebagai motivasi untuk memberikan semangat kerja kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, desa, maka diperlukan kebersamaan dalam bekerja dan kekompakan.

"Karena hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, dan hari besok harus dipastikan lebih dari hari ini. Maka masyarakat, ditengah pandemi Covid-19 ini jangan membuat kita menjadi terpecah, jutsru harus semakin bersatu," kata Cecep,

Menurut Cecep, saat terjadi perpecahan maka akan bercerai berai tidak bersatu. Maka di dalam visi dan misi Kabupaten Tasikmalaya ada kata-kata Gotongroyong yang menjadi bahasa sakral.

"Gotongroyong adalah warisan dari para pendahulu kita, termasuk dari para pendiri Kabupaten Tasikmalaya dari kerajaan Sukapura termasuk sekarang menjadi Kabupaten Tasikmalaya," ujar Cecep.

Maka dari itu, kata Cecep, dalam menghadapi pandemi Covid-19 harus dihadapi dengan bergotong royong bersama-sama agar segera bisa dilalui.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X