Seorang Satpam DPMPTSP Kota Tasik Sedang Isoman Ditemukan Meninggal di Kamar Kontrakan

- Senin, 26 Juli 2021 | 17:50 WIB
Petugas inafis Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat seorang satpam yang ditemukan meninggal di dalam kontrakannya di wilayah Kecamatan Bungursari, Senin, 26 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Petugas inafis Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat seorang satpam yang ditemukan meninggal di dalam kontrakannya di wilayah Kecamatan Bungursari, Senin, 26 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Seorang satpam kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tasikmalaya bernama RD. Deden Epi Effendi (54) warga Komplek Griya Permata Indah, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, ditemukan meninggal di dalam kamar kontrakannya di Kampung Aboh, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin, 26 Juli 2021.

Korban kali pertama ditemukan oleh warga yang curiga karena lampu kamar kontrakan yang tidak menyala lebih kurang 3 hari. Warga dan pengurus RT kemudian mendobrak pintu kamar kontrakan dan terlihat korban dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi telentang di atas tempat tidur.

“Awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya orang meninggal di dalam kamar kontrakan di atas tempat tidur. Warga dan RT kemudian mendobrak pintu dan ternyata ditemukan korban sudah meninggal di atas tempat tidurnya,” ujar Kapolsek Indihiang Kompol Didik Rohim Hadi, Senin, 26 Juli 2021.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari warga, korban kali terakhir bertemu pada Jumat, 23 Juli 2021 dan hari ini Senin, 26 Juli 2021 ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Dari dalam kamar kontrakan korban pihaknya mendapati beberapa obat di antaranya obat sesak, obat sakit tenggorokan, dan vitamin.

“Obat-obat tersebut apakah ada kaitannya dengan Covid-19 itu masih dalam pemeriksaan tim medis,” ucapnya.

Ketua RW setempat Asep mengatakan, korban sudah tinggal di kontrakan selama lebih kurang 2 tahun. Dalam beberapa hari terakhir ini memang tidak terdengar suara dari dalam kontrakan dan lampu kamar pun tidak menyala.

“Pas saya lihat korban sudah meninggal di atas kasur. Kata yang punya kontrakan memang sakit sakit sejak Rabu, 21 Juli 2021,” ujar Asep.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Kota Tasikmalaya Cecep Taufik Hidayat menuturkan, korban sudah satu Minggu tidak masuk kerja lantaran sakit dengan keluhan sakit mag dan demam. Pihaknya menyarankan agar korban melakukan tes Swab antigen karena memang di kantor DPMPTSP Kota Tasikmalaya ada yang terpapar Covid-19.

“Tadi yang punya kontrakan mengecek handphone korban dan ada nomor saya. Lalu menghubungi saya mengabarkan bahwa korban meninggal di kamar kontrakan,” ujar Cecep.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X