Tidak Ingin Resiko, Pemkab Tasik Belum Gelar PTM

- Rabu, 28 Juli 2021 | 17:51 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk berbagai semua tingkatan jenjang pendidikan pada tahun ajaran 2021/2022. Hal itu mengingat saat ini, pemerintah pusat masih memberlakukan PPKM dan masih tingginya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana mengatakan, sampai saat ini, pembelajaran di semua tingkatan masih digelar dengan sistem daring alias belum dilaksanakan pembelajaran tatap muka. Hal ini berkaitan dengan diperpanjangnya kembali PPKM hingga tanggal 2 Agustus nanti.

“Di kita sampai saat ini belum dilakukan tatap muka, karena diketahui bersama bahwa, Presiden memperpanjang ppkm hingga dua agustus nanti. Kita menunggu regulasi atau aturan yang baru nanti dari pusat," ucap Dadan.

Terlebih lagi, lanjut Dadan, saat ini penyebaran Covid-19 di Jawa Barat secara umum khususnya di Kabupaten Tasikmalaya masih terbilang cukup tinggi. Untuk itu, pihaknya tidak ingin gegabah mengambil keputusan untuk memberlakukan pembelajaran Tatap muka.

“Intinya kita menunggu arahan dari pemerintah provinsi dan pusat seperti apa. Pemerintah tentunya tidak ingin gegabah mengambil keputusan," ucap Dadan.

Dadan menambahkan, meskipun pemerintah provinsi dan pusat sudah memperbolehkan pembelajaran tatap muka, pihaknya akan melakukan pemetaan wilayah. Artinya, pemberlakuan tatap muka tidak serta merta digelar di seluruh desa.

“Kondisi di tiap desa kan berbeda, nanti kita akan kordinasi dengan gugus tugas untuk melakukan pemetaan," ungkap Dadan.

Belum diberlakukannya pembelajaran tatap muka mendapatkan tanggapan dari orang tua siswa. Tri Wahyuni salah satu orang tua siswa mengatakan, wajar jika pmerintah belum menerapkan tatap muka karena kondisi penyebaran Covid-19 masih tinggi. Namun alangkah baiknya pemerintah mencari cara agar pembelajaran tetap dilaksanakan daring tetapi polanya harus maksimal.

“Jangan hanya sebatas guru memberikan tugas saja, tanpa menjelaskan materinya. Kita sebagai orang tua sering kebingungan. Mudah mudahan mah harapannya segera tatap muka," jelas Tri.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X