Tak Ada Kiriman Vaksin dan Pendistribusian Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi di Kota Tasik

- Rabu, 28 Juli 2021 | 19:33 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat, capaian vaksinasi di Kota Tasikmalaya baru mencapai 17,26 persen. Sementara itu, total target sasaran yang harus divaksin sekira 560.243 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan, untuk mempercepat vaksinasi sesuai arahan dari pemerintah pusat, ada beberapa kendala yang dihadapinya. Di antaranya soal ketersedian vaksin dan pendistribusian vaksin.

"Capaian vaksinasi di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 17,26 persen. Dengan total target sasaran 560. 243 orang. Itu termasuk yang di Polresta,Lanud, dan lainnya," ujar Asep, Rabu, 28 Juli 2021.

Menurutnya, kendala utama dalam percepatan vaksinasi guna terpenuhinya target herd immunity atau kekebalan kelompok adalah ketersediaan vaksinnya.

"Kendala dalam vaksinasi adalah vaksinnya. Kenapa kita mengerem dulu karena memang belum ada kiriman vaksin lagi. Kalau misal semua vaksinnya disuntikan karena di puskesmas - puskesmas yang kosong itu di gudang farmasi," ucapnya.

"Di teman-teman puskesmas kan sudah didistribusikan. Bukan disimpan artinya sudah ada jadwal untuk vaksinasi ke 2," sambung Asep.

Ia menuturkan, kalau semua vaksinnya disuntikan pada dosis pertama maka pada saat vaksinasi dosis ke 2 vaksinnya tidak ada yang bingung adalah petugas di dinas maupun di puskesmas. Jadwal-jadwal vaksinasi dosis ke 2 sudah disiapkan dan didroping vaksinnya, sehingga tidak ada hentian layanan di fasilitas kesehatan.

Lebih jauh Asep menjelaskan, bahwa vaksin dosis ke 2 tidak bisa disuntikan untuk vaksinasi dosis pertama. Hal itu karena memang droping vaksin untuk dosis ke 2 sudah didroping dan disesuaikan berdasarkan by names by address.

"Kami juga dapat surat edaran dari Dirjend P2P untuk memprioritaskan vaksinasi dosis ke 2. Jadi artinya dosis ke 2 itu jangan diabaikan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X