Perampokan di Kota Tasik, Polisi: Pelaku Bawa Senjata Api

- Jumat, 30 Juli 2021 | 17:18 WIB
Tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP di perampokan bersenjata api di Kampung Cihurip, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jumat, 30 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP di perampokan bersenjata api di Kampung Cihurip, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jumat, 30 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Perampokan bersenjata api di Kampung Cihurip, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jumat, 30 Juli 2021, kasusnya kini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota.

Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim identifikasi langsung melakukan olah TKP dengan mencari sidik jari para pelaku yang berada di daun pintu lemari pakaian dan benda lainnya yang diduga sempat dipegang para pelaku.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota Inspektur Satu (Iptu) Ridwan Budiarta mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari korban bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pihaknya kemudian mendatangi TKP dan memang benar telah terjadi pencurian dengan kekerasan.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB. Dari keterangan korban, saat itu korban berada di rumahnya sendirian. Tiba-tiba datang pelaku yang diperkirakan dua orang masuk rumah dan mendobrak pintu," ujar Ridwan, Jumat, 30 Juli 2021.

Ia menjelaskan, setelah pelaku masuk kemudian menakut-nakuti korban bahwa pelaku ini sedang mencari buronan yakni pelaku kasus narkoba bernama Imron. Pelaku lainnya kemudian membawa korban bernama Fahmi (18) ke belakang dan menyekapnya di dalam kamar mandi.

"Korban mengaku takut karena dirinya diperlihatkan senjata dari kantong yang dibawa pelaku. Kita saat ini belum bisa menyimpulkan apakah memang benar senjata api, tapi itu mungkin mirip ya," ucapnya.

Ridwan menuturkan, berdasarkan keterangan korban bahwa barang berhara yang hilang adalah satu unit HP, satu unit laptop, dan uang tunai Rp170 ribu dari dalam dompet. Barang-barang yang diambil oleh para pelaku berada di atas meja kecil di atas tempat tidur kamar depan.

"Korban hanya disekap di kamar mandi. Lalu salah satu pelaku beraksi. Pelaku diduga 2 orang. Tapi kami sedang melakukan penyelidikan mudah-mudahan kami dapat mengidentifikasi pelaku tersebut," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X