Warga Keluhkan Orang-Orang Penerima Bansos Itu-Itu Saja

- Jumat, 30 Juli 2021 | 20:44 WIB
Warga terdampak pandemi Covid-19 di RW 15 Kampung Cilembang, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menerima bantuan sosial berupa beras seberat 10kg, Jumat, 30 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda
Warga terdampak pandemi Covid-19 di RW 15 Kampung Cilembang, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menerima bantuan sosial berupa beras seberat 10kg, Jumat, 30 Juli 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia tidak terkecuali di Kota Tasikmalaya. Warga yang memang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pun sebagiannya kini sudah mendapat bantuan yang kali ini diberikan berupa beras.

Bansos bagi warga terdampak pandemi Covid-19 biasanya dilakukan oleh pihak kelurahan. Namun, lantaran kondisi pandemi yang meningkat dan belum menunjukan penurunan sehingga pembagian bansos diserahkan ke pengurus RT dan RW di masing-masing kelurahan. 

Seperti halnya penyaluran bansos berupa beras yang dilakukan oleh pengurus RW 15 Cilembang, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, di mana warga yang berhak mendapatkan bantuan jumlahnya sebanyak 148 jiwa. 

"Hari ini pembagian bantuan dari PPKM sebanyak 148 jiwa. Alhamdulillah, satu jiwa mendapatkan 10kg beras," ujar ketua RW 15 Cilembang Nandang Sutisna, Jumat, 30 Juli 2021.

Menurutnya, warga yang berhak mendapatkan bantuan beras ini diwajibkan untuk membawa persyaratan berupa fotokopi kartu keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan KTP asli.

"Kalau bantuan beras mungkin baru sekarang kalau bantuan berupa uang langsung ke masing-masing penerima," ucapnya. 

Ia menuturkan, sejauh ini banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah bagi warga yang betul-betul terdampak pandemi Covid-19. Salah satu yang dikeluhkan masyarakat adalah orang sudah meninggal tapi tetap tercatat sebagai penerima bantuan dan yang mendapatkan bantuan orangnya itu-itu saja. 

"Itu tadi, yang meninggal masih terdaftar mendapatkan bantuan. Untuk sementara bantuan diserahkan ke ahli warisnya, tapi dengan syarat harus ada KK yang bersangkutan," ungkapnya. 

Nandang menjelaskan, sejauh ini belum ada tambahan jumlah warga yang menerima bantuan dari pemeringah. Orang yang mendapatkan bantuan juga tidak ada perubahan hanya orangnya yang sebelumnya sudah pernah mendapatkan bantuan.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X