Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD PDIP Perjuangan dan Bupati Dihibahkan untuk Bangun Posko Darurat Covid-19

- Senin, 2 Agustus 2021 | 14:20 WIB
Pengurus PDI-P Tasik bagikan sembako di Posko Darurat Covid-19. (Irpan Wahab Muslim)
Pengurus PDI-P Tasik bagikan sembako di Posko Darurat Covid-19. (Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri menginstruksikan kepada pengurus PDI-Perjuangan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya, untuk mendirikan membangun posko darurat Covid-19.

Biaya pembangunan posko darurat covid-19 dihibahkan dari tunjangan dan gaji anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya beserta Bupati Tasikmalaya yang tidak diambil bulan Agustus ini. Salah satu fungsi posko adalah membantu pengadaan sembako dan multivitamin kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya Aef Syaripudin mengatakan, posko darurat Covid-19 PDI-Perjuangan ini dibentuk untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang terpapar dan menjalani isolasi mandiri. "Jadi, bagi siapa pun yang membutuhkan, asalkan warga Kabupaten Tasikmalaya yang sedang menjalankan isoman, kita bantu kebutuhan sembako dan multivitamin selama masa isoman," terang Aef, Senin, 2 Agustus 2021).

Pemberian bantuan ini, kata Aef, agar masyarakat fokus saat menjalankan isolasi mandiri di rumahnya. Termasuk bisa membantu kebutuhannya. Sedikitnya sudah 50 paket sembako termasuk multivitamin di dua desa didistribusikan ke Desa Cikunir dan Singaparna. "Kita juga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum.

Melalui posko darurat covid-19 ini, PDIP juga melayani pesan antar makan, yang secara khusus didedikasikan bagi warga yang sedang isoman di rumah. Dan makanan tersebut dibeli dari pelaku UMKM Kabupaten Tasikmalaya," papar Aef.

Termasuk, lanjut Aef, disiapkan juga call center 24 jam untuk memudahkan masyarakat berkomunikasi dengan petugas posko darurat Covid-19 PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, yakni di nomor 085215186261.

Aef menambahkan, agar dalam pendistribusian bantuan tepat sasaran dari posko darurat covid-19, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh kepala desa untuk mendata dan melaporkannya, tentang siapa saja warganya yang terpapar Covid-19 dan sedang menjalankan isolasi mandiri serta membutuhkan bantuan.

"Kami juga melakukan pola jemput bola untuk menyasar warga terdekat atau tetangga yang sedang isoman. Mulai hari ini, seluruh anggota Fraksi PDIP khususnya di Kabupaten Tasikmalaya, bertanggung jawab untuk menelusuri warga terdekat dari tempat tinggalnya yang tengah menjalani isoman untuk diberikan bantuan," ungkap Aef.

Adapun anggaran untuk pengadaan paket sembako serta kebutuhan lainnya di posko darurat ini, tambah dia, total bersumber dari gaji dan tunjangan seluruh anggota Fraksi PDI-Perjuangan termasuk Bupati Tasikmalaya dari bulan Agustus ini.
 
"Alhamdulillah, seluruh gaji dan tunjangan Bupati Tasikmalaya serta seluruh anggota Fraksi PDI-Perjuangan yang mencapai angka sekitar Rp 280 juta, dihibahkan untuk membantu warga yang isoman. Semua kita konsentrasikan dulu di posko darurat covid-19," tambah Aef.

Kepala Desa Singaparna Utep Y Sudrajat mengatakan pemberian bantuan berupa sembako dan multivitamin dari posko darurat Covid-19, PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya sangat membantu sekali masyarakat.

"Khususnya bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (isoman) di rumah. Warga tidak beraktivitas dan sangat membutuhkan bantuan, sehingga ketika ada yang memberikan perhatian sangat disambut baik," ujar Utep.

Kepala Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Ibin Arifin mengatakan  bantuan sembako dan multivitamin dari posko darurat Covid-19, PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya ini sangat bermanfaat sekali untuk meringankan beban masyarakat.

"Bantuan sembako ini sangat dibutuhkan oleh warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di desa-desa. Apalagi saat ini masih ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) maka masyarakat sangat berharap bantuan," ujar Ibin.

Menurutnya, banyak warga yang tidak bekerja atau beraktivitas karena kegiatan nya dibatasi selama PPKM darurat ini. Apalagi bagi yang sedang isolasi mandiri diharapkan bantuan dari semua pihak terus bermunculan.

"Kami berterima kasih kepada posko darurat Covid-19 PDI-Perjuangan yang memberikan bantuan sembako. Yang anggarannya bersumber dari gaji dan tunjangan anggota dewan PDI-Perjuangan, ini patut dicontoh, apalagi untuk kepentingan umat masyarakat," tutur Ibin.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X