Pengantar Galon Laporkan Mantan Calon Bupati Tasik ke Polisi

- Senin, 2 Agustus 2021 | 18:29 WIB
Sesep Muhammad Aria Santana (21) warga kampung Sirnagalih Rt 24 RW 09 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya saat memberikan keterangan di Polsek Sukarame. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Sesep Muhammad Aria Santana (21) warga kampung Sirnagalih Rt 24 RW 09 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya saat memberikan keterangan di Polsek Sukarame. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SUKARAME, AYOTASIK.COM - Sesep Muhammad Aria Santana (21) warga kampung Sirnagalih Rt 24 RW 09 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya melaporkan mantan Calon Bupati Tasikmalaya Cep Zamzam Dzulfikar Nur atas kejadian yang dialaminya Minggu 2 Agustus 2021 pukul 17.30 WIB ke Polsek Sukarame.

Cep Zamzam dilaporkan atas dugaan pengancaman dengan menggunakan senjata api setelah mereka hampir bersenggolan saat mengendarai kendaraan.

Dihadapan polisi, Sesep Muhammad Aria Santana (21) menceritakan, kejadian bermula saaat ia yang mengendarai sepeda motor nyaris bersenggolan dengan mobil yang dikendarai Cep Zamzam saat dibelokan jalan Sirnagalih RT 24 RW  9 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame.

"Motor saya nyaris kesenggol mobil, saya ngomong kata-kata kasar. Mobil itu berhenti dan saya dipanggil. Saya samperin, si bapak itu nembakin senjata ke atas.," kata Sesep.

Dihubungi terpisah, Cep Zamzam Dzulfikar Nur menuturkan kejadian yang dialaminya tidak disangka akan berbuntut panjang.

"Karena saya rasa tidak ada yang dirugikan. Saya tidak dirugikan, dia pun tidak dirugikan," ungkap Zamzam.

Menurut Zamzan, kejadian saat melewati jalan di belokan jalan Sirnagalih RT 24 RW 09 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame terjadi secara spontanitas.

"Yang namanya di jalan, jadi bukan keserempet, tapi mungkin hampir keserempet. Apalagi jalan di lewati kecil dan ada berlubang," ujarnya.

Kemudian, lanjut Cep Zamzam, ketika berpapasan yang pakai sepeda motor itu berhenti dan mengeluarkan bahasa-bahasa kotor, karena merasa tidak menerima hampir keserempet.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X