Pelayanan Adminduk di Kabupaten Tasik Sepi, Ini Penyebabnya

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 18:02 WIB
Petugas Disdukcapil saat menerima berkas permohonan Adminduk dari warga. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)
Petugas Disdukcapil saat menerima berkas permohonan Adminduk dari warga. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Pemohon Administrasi Kependudukan (Andminduk) di Kabupaten Tasikmalaya terbilang sepi. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di jalan Yudanegara Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya pun lengang dan tidak terjadi antrean.

Sepinya pemohon ini, disebabkan dua faktor. Yakni pemberlakukan PPKM dan adanya program permohonan pengajuan Adminduk secara online yang digulirkan Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya. Pemohon, KTP, Akta dan Kartu Keluarga (KK) lebih memilih menggunakan aplikasi  online untuk memudahkan pelayanan sehingga tidak harus datang ke kantor Disdukcapil.

"Kalau menurun tidak, karena ada opsi pelayanan secara online dokumen administrasi kependudukan seperti KTP-Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta dan Kartu Keluarga (KK). Jadi tidak ada jeda, pemohon terus dilayani," kata Plt Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya Uu Saeful Uyun, Selasa 10 Agustus 2021.

Pelayanan secara online, kata Uu, mempermudah pemohon dalam pelayanan. Setelah daftar secara online, pemohon besoknya sudah bisa cetak KTP dan KIA. Jadi wajar ketika PPKM diberlakukan dan kemudian pelayanan secara online dilaksanakan pemohon yang ke kantor cukup sedikit.

"Untuk Akta kelahiran dan KK, jika lewat pelayanan online tidak harus dicetak di kantor, langsung dikirim ke handphone pemohon," jelas Uu.

Ditambahkan Uu, ketika PPKM dilaksanakan, yang cukup terdampak adalah dalam proses perekaman KTP-Elektronik yang baru. Bahkan ada penurunan, karena harus dilakukan tatap muka, ada cek iris mata, dan foto.

"Karena di pulau Jawa, kita level 2, kami berencana melakukan perekaman jemput bola ke pemohon. Jadi kalau perekaman KTP-Elektronik baru, atau PRR, memang dulu per hari bisa mencapai 300, kalau sekarang di bawah 100 pemohon," kata Uu.

Sementara itu, ungkap Uu, untuk perubahan data dalam KTP-Elektronik bisa dilakukan secara online. Jadi begitu selesai dicetak bisa diambil ke kantor.

Kepala Seksi (Kasi) PIAK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tasikmalaya Naim Ahmad menambahkan untuk perekaman jemput bola, tetap data pemohon harus disiapkan dulu oleh desa dan kecamatan. Misalkan di satu kecamatan ada 100 pemohon, harus disiapkan dulu datanya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X