Istri Wagub Jabar Datangi Korban Perdagangan Orang, Ini Curhatan Para Korban

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 21:23 WIB
Istri Wakil Gubernur Jawa Barat Lina Ruzhanul Ulum (berkerudung) saat bertemu dengan korban perdagangan orang di Polres Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab muslim)
Istri Wakil Gubernur Jawa Barat Lina Ruzhanul Ulum (berkerudung) saat bertemu dengan korban perdagangan orang di Polres Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab muslim)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM – Istri wakil Gubernur Jawa Barat Lina Ruzhanul Ulum mendatangi Polres Tasikmalaya, Rabu 11 Agustus 2021 sekitar pukul 16.00 WIB. Kedatangan Lina itu untuk melihat langsung kondisi 6 korban perdagangan orang yang diamankan Polres Tasikmalaya dari wilayah Bogor.

Suasana haru pun pecah saat ke 6 korban perdagangan orang untuk tujuan komersialisasi seks itu bertemu dengan Lina. Satu persatu korban memaluk Lina dengan berlinang air mata. Mareka pun menyempatkan curhat kepada Istri Uu Ruzhanul Ulum tersebut.

Dihadapan Lina, para korban memaparkan alasan mereka terjun ke dunia prostitusi. Mereka menjalani profesi sebagai wanita penghibur bukan tanpa alasan. Tetapi lebih kepada dorongan ekonomi keluarga yang harus mereka tanggung.

“Saya begini bukan tidak malu bu, saya malu kalau sudah menjadi tontonan begini. Tapi saya harus bagaimana lagi, keluarga saya ekonominya sulit bu," ujar salah satu korban yang sering dipanggil Amoy sambil meneteskan air mata.

Amoy dan semua para korban pun berharap kepada pemerintah, agar mencari solusi untuk kelanjutan hidup mereka kedepan. Karena kebutuhan hidup ia dan keluarganya dikampung harus terpenuhi setiap hari.

“Kami mah ingin ada solusinya dari ibu, kami harus tetap memenuhi kebutuhan keluarga dikampung bu,” tambah Amoy.

Sementara itu, Lina Ruzhanul Ulum mengatakan, untuk menjawab semua harapan para korban, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memberikan pelatihan keterampilan untuk korban. Namun untuk langkah awal, kata Lina, akan berupaya memulihkan trauma korban dengan pendampingan Psikologis.

“Saya datang kesini, atas informasi dari kepolisian dan KPAID. Kasian mereka, harus benar benar kita perhatikan. Kami akan beri keterampilan agar mereka bisa tetap berkarya dan bisa menjadi jalan untuk memunuhi kebutuhan hidup mereka," ucap Lina.

Lina menambahkan, selanjutnya para korban ini akan dikembalikan kepada keluarga mereka di wilayah Cianjut, Sukabumi dan Bandung Barat. Sementara untuk korban berinisial RR yang merupakan anak dibawah umur, sudah kembali dikembalikan ke pangkuan keluarga.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X