Polsek Indihiang Ringkus 2 Tersangka Penipuan Sepeda Motor

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:47 WIB
Penyidik unit reskrim Polsek Indihiang saat memeriksa ke dua tersangka penipuan kendaraan bermotor di Mapolsek Indihiang, Kamis, 12 Agustus 2021. (Ayotasik.com/Ist)
Penyidik unit reskrim Polsek Indihiang saat memeriksa ke dua tersangka penipuan kendaraan bermotor di Mapolsek Indihiang, Kamis, 12 Agustus 2021. (Ayotasik.com/Ist)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota mengamankan dua tersangka penipuan dan penggelapan sepeda motor, Kamis, 12 Agustus 2021. Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial SA (24) warga Kecamatan Mangkubumi dan RM (24) warga Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Kapolsek Indihiang Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, kedua tersangka ini merupakan pelaku tindak pidana penipuan terhadap beberapa unit kendaraan roda 2 di wilayah hukum Polsek Indihiang. Kedua tersangka diamankan di wilayah Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.

Modus tersangka yakni berpura-pura sepeda motornya mogok. Para tersangka kemudian mencari calon korbannya yang merupakan pengendara sepeda motor yang masih anak-anak dan remaja. Tersangka meminta tolong untuk distep atau didorong ke suatu tempat, tapi saat dilokasi yang sepi para tersangka membawa kabur sepeda motor korban.

“Para tersangka ini meminjam motor korban dan kabur. Sementara korbannya yang merupakan anak-anak atau remaja ditinggalkan di tempat yang sepi,” ujar Didik, Kamis, 12 Agustus 2021.

Menurutnya, korban yang melapor ke Polsek Indihiang ada 2 orang. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi di lapangan sehingga kedua tersangka ini bisa diamankan.

“Para pelaku ini beraksi sedikitnya ada 7 TKP. Kita jerat dengan pasal 378 KUH pidana tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara,” ucapnya.

Didik meminta para orang tua tidak memberikan izin kepada anak-anaknya untuk mengendarai sepeda motor, karena selain sudah melanggar aturan lalu lintas berkendara tidak memiliki surat izin mengemudi dan usianya masih di bawah 17 tahun, sehingga rawan menjadi korban kejahatan.

“Mohon kepada para orang tua jangan mengizinkan anak berkendara karena bisa membahayakan keselamatan si anak,” kata dia.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku Perdagangan Orang

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

PTM di Kota Tasikmalaya Mulai Pekan Depan

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB
X